EKSKLUSIF - Marc Wilmots: Eden Hazard Mirip Zinedine Zidane

Topics

Wilmots menolak keras komparasi Hazard dengan Messi dan Ronaldo, namun tidak ragu menyamakannya dengan Zizou.

EKSKLUSIF HASSAN TALIB PENYUSUN DEDE SUGITA

Satu generasi dengan Zinedine Zidane kala masih bermain dahulu, pelatih timnas Belgia Marc Wilmots memandang adanya kemiripan antara Eden Hazard dan legenda sepakbola Prancis itu.

Terlepas dari kegagalan Chelsea di Liga Champions setelah disingkirkan Paris Saint-Germain pada tengah pekan, Hazard, pengoleksi 53 penampilan dengan Belgia, memainkan peran sentral dalam sukses klubnya memuncaki klasemen sementara Liga Primer Inggris.

Memimpin lima angka atas Manchester City dengan satu laga simpanan, Blues berpeluang besar mengakhiri musim sebagai kampiun.

Seiring kegemilangannya di lapangan, Hazard mulai dibanding-bandingkan dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, dua pemain yang disebut terbaik di jagat sepakbola saat ini. Wilmots menolak keras komparasi itu, namun tidak ragu menyamakannya dengan Zizou.

"Dia seorang talenta besar. Saat melihatnya, saya melihat Zinedine Zidane. Perkembangannya berkelanjutan. Dengan assist dan gol-golnya, dia pemain penting untuk Chelsea," kata Wilmots secara eksklusif kepada Goal.

"Dia baru 23 tahun [sebenarnya 24, red.], tapi dia telah bermain sebagai profesional selama enam tahun. Kita sebaiknya tidak mengomparasikannya dengan Ronaldo atau Messi. Dia akan pergi ke jalannya sendiri, bukan jalan Ronaldo atau Messi."

"Eden memiliki potensi untuk menjadi satu dari lima pemain terbaik di dunia. Hal bagus tentangnya adalah dia sama sekali tidak terbebani, dia menangani segala sesuatnya dalam cara yang cukup rileks. Pastinya Eden tak punya masalah ego, dia pemain tim, kepentingan tim selalu yang pertama. Saya menghormatinya karena hal ini."

Pelatih 46 tahun ini juga melayangkan pujian untuk bintang Belgia lain yang sama-sama berstatus penggawa Chelsea, yakni kiper Thibaut Courtois, yang disebutnya hampir selevel dengan penjaga gawang Bayern Munich dan timnas Jerman, Manuel Neuer.

"Saya melihatnya di level yang nyaris sama dengan Neuer. Bahkan saat di Atletico juga dia sudah sangat bagus. Dia memenangi titel-titel dan bermain di final Liga Champions."

"Bagi saya dia salah satu dari tiga kiper terbaik di dunia, di usia baru 22 tahun. Dia memiliki mentalitas dan skill istimewa, bermain untuk Chelsea, sebuah klub top. Situasinya sulit lebih baik dari ini," tandas Wilmots.

addCustomPlayer('1vvpv8cxofvw716lrlk6cvq380', '', '', 620, 540, 'perf1vvpv8cxofvw716lrlk6cvq380', 'eplayer4', {age:1407083817233});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.