EKSKLUSIF - Marco Materazzi: Hentikan Lionel Messi? Berdoa Lalu Langgar!

Topics

Eks bek Inter ini menganggap Messi tetap pemain paling berbahaya di Barcelona, dan ia pun punya pesan untuk fans Real Madrid mengenai penunjukan Rafael Benitez.

Barcelona amat menakutkan musim ini dengan trio lini depan dahsyat MSN - Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar - tapi tetap nama yang disebut pertama dipandang paling berbahaya.

Juventus, lawan Blaugrana di final Liga Champions, akhir pekan ini di Berlin, pun dipandang wajib menaruh atensi ekstra guna membendung ancaman sang kapten timnas Argentina. Opini tersebut meluncur dari Marco Materazzi, mantan bek internasional Italia yang sekarang menjadi pemain merangkap pelatih di klub Indian Super League, Chennaiyin FC.

Thiago Silva pernah berkata satu-satunya cara menghentikan Messi adalah dengan berdoa, sementara menurut Gennaro Gattuso, pemain kidal itu harus dilanggar. Well, bagi Matrix, panggilan Materazzi, cara terbaik adalah kombinasi keduanya.

"Menurut saya cara menghentikan Messi adalah dengan bedoa dan kemudian melakukan pelanggaran," katanya secara eksklusif kepada Rahul Bali dari Goal India.

"Messi lebih membuat perbedaan ketimbang pemain lainnya. Kalau Juventus mampu membatasi aksinya maka mereka memiliki segala kans untuk menang. Bagaimanapun, kita sedang membicarakan tentang final, laga one-off, jadi apa pun bisa terjadi."

Laju Juventus tahun ini menandai kali pertama wakil Italia mencapai final Liga Champions setelah Internazionale, eks klub Materazzi, lima tahun silam. Pria 41 tahun ini pun menilai kejayaan Bianconeri di Berlin akan sangat penting bagi Calcio.

"Itu tentunya akan sangat penting karena problem dan kesulitan [sepakbola Italia] telah banyak terdokumentasi di media," tuturnya.

Tak ketinggalan, Matrix memberikan komentarnya mengenai kepindahan Rafa Benitez ke Real Madrid. Setelah gagal dalam periode pertamanya di Serie A dengan Inter, Benitez juga tak bisa dikatakan sukses bersama Napoli. Kekalahan 4-2 saat menjamu Lazio pada pekan terakhir memastikan I Vesuviani finis di luar zona Liga Champions musim ini.

Materazzi, yang memang dikenal memiliki relasi kurang harmonis dengan Benitez dan kerap melontarkan kritik terbuka di media kepada mantan pelatihnya itu, mengaku sudah menduga bahwa pria Spanyol tersebut akan gagal lagi di Italia. Dan ia pun punya pesan kepada fans Madrid jelang kedatangan Benitez ke Santiago Bernabeu.
 
"Ya, saya telah menduganya dan saya telah mengatakan itu bahkan saat situasinya tampak berjalan baik. Kalau memang benar dia akan pindah ke Real Madrid, semoga beruntung untuknya, tapi yang lebih penting semoga beruntung untuk suporter Real," tandasnya.

Ikuti Rahul Bali di