Erick Thohir Bantah Italia Negara Rasis

Presiden FC Internazionale, Erick Thohir, menegaskan bahwa Italia sama sekali bukan negara rasis.

OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter

Presiden FC Internazionale, Erick Thohir, belakang ini jadi sosok yang ramai diperbincangkan karena kehadirannya menuai kecaman keras dari beberapa tokoh olahraga Negeri Pizza.

Ia bahkan menerima ejekan dari dua tokoh terkenal, yakni presiden Sampdoria, Massimo Ferrero dan Mantan Presiden Komite Olimpiade Turin 2006 , Evelina Christillin.

Meski begitu Thohir tetap menikmati keberadaannya, sembari menegaskan bahwa Italia bukanlah negara yang rasis.

"Saya bisa menerima ejekan tersebut sebagai sebuah gyunonan atau tidak sama sekali. Saya tidak tinggi, dan saya tak akan pernah bisa tinggi. Saya tak kurus. Bagi kebanyakan orang saya bahkan tak terlihat tampan. Ini adalah fakta dan saya tak akan menyangkalnya," tutur Thohir secara bijak, pada La Republica.

"Namun saya adalah seorang pekerja keras, dan saya bekerja untuk mengembalikan pamor Inter dan Serie A Italia ke tempat tertinggi. Ayah saya mengajarkan bahwa untuk mendapatkan respek, Anda harus memberikan respek. Kritik adalah hal yang bagus, hal itu memaksa kami untuk bertanya pada diri kami sendiri, apa yang salah.

"Rasis? Saya tak berpikir orang Italia rasis. Kebanyakan dari mereka penuh semangat dan kasih sayang, namun saya tak bisa menyangkal bahwa ada beberapa kasus individu di mana mereka kehilangan rasa respek," pungkasnya.

addCustomPlayer('k7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', '', '', 620, 540, 'perfk7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', 'eplayer4', {age:1407083307651});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics