Evan Dimas Ingin Main Bersama Andik Vermansah

Evan mengakui persepakbolaan Malaysia lebih maju saat ini dibandingkan Indonesia.

Gelandang Bhayangkara Surabaya United Evan Dimas berharap bisa main bersama idolanya, Andik Vermansah, di timnas Indonesia saat menjalani pertandingan uji coba melawan Malaysia pekan depan.

Evan mengaku tidak sabar ingin bertemu dengan Andik, sosok yang dia anggap sebagai inspirasi dari Kota Surabaya. Evan mengatakan, ia hanya bermain sebentar saja di Persebaya bersama Andik. Maklum, statusnya dulu adalah pemain muda yang cukup mentah, dan sulit mendapatkan posisi starting XI.

“Saya senang bisa bertemu dengan dia, karena dia adalah pemain yang bagus. Kami sudah lama tidak bermain bersama, karena dulu hanya bisa melihat Andik dan bermain sebentar di sesi latihan waktu membela Persebaya. Tapi itu tidak lama, karena kemudian saya ada persiapan untuk timnas U-19,” tutur Evan.

Pemain yang pernah menimba ilmu di Spanyol itu menambahkan, duel melawan Malaysia merupakan kesempatan bagus bagi timnas senior untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala AFF 2016.

“Melawan Malaysia tentu saja akan menjadi persiapan yang bagus untuk ke AFF. Tidak ada rasa canggung. Tapi pemain timnas saat ini sudah lama tidak bermain, sehingga harus bekerja lebih keras untuk melawan kematangan pemain Malaysia supaya masyarakat Indonesia percaya timnas Indonesia masih bisa diandalkan," terangnya.

“Kekuatan Malaysia saya sendiri tidak tahu secara detail. Yang saya tahu, mereka lebih maju sepakbolanya untuk saat ini.”

“Soal [Piala] AFF, saya sih belum memikirkan lawan di grup nanti, karena di sana ada Thailand, Singapura, dan tuan rumah Filipina. Sedangkan Indonesia baru memulai, dan saya selalu yakin bisa.”

Evan menyatakan, ia tidak pernah menganggap ada pemain junior dan senior di dalam timnas, karena pemain merupakan pilihan pelatih.

“Sama saja tidak ada senior dan junior, dan timnas ini adalah timnas Indonesia, bukan timnas senior, atau junior. Jadi setiap diri dari pemain itu akan berusaha keras, dan bekerja maksimal,” tutupnya. (gk-48)