Ferdinand Sinaga Belum Terima Hadiah Pemain Terbaik ISL 2014

Ferdinand mengaku akan menyerahkan hadiah uang itu kepada keluarga jika sudah diterima.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG Striker Sriwijaya FC Ferdinand Sinaga mengaku hingga saat ini belum menerima hadiah uang sebesar Rp100 juta setelah terpilih sebagai pemain terbaik Indonesia Super League (ISL) 2014.Pundi-pundi Ferdinand bertambah setelah ia menjadi pencetak gol terbanyak turnamen pramusim Surya Citra Media (SCM) Cup 2015. Sukses itu membuat Ferdinand mendapatkan hadiah Rp25 juta. Namun pemain berusia 26 tahun ini belum mau bicara banyak soal uang tersebut.“Saya mau tahu dulu ini cash atau bagaimana, karena hadiah sebagai pemain terbaik ISL saja belum saya terima. Mungkin kalau sudah dapat, yang pertama saya kasihkan adalah keluarga dulu,” ungkap Ferdinand.Mengenai kegagalan Sriwijaya FC menjadi juara SCM Cup 2015 usai dikalahkan Arema Cronus 1-0, Ferdinand menyatakan, pertandingan tersebut menjadi pelajaran berharga buat dirinya pribadi, maupun rekan satu tim.“Arema memang lawan yang berat, dan pantas jadi juara. Ini jadi pelajaran buat kita, dan saya pikir evaluasi buat rekan-rekan agar ke depan bisa lebih mendengarkan instruksi pelatih. Dan saya berharap sebelum ISL dimulai semua bisa lebih baik,” tutur Ferdinand.Sedangkan asisten pelatih Sriwijaya FC Hendri Susilo mengatakan, para pemain sudah bermain maksimal, karena hampir semua instruksi pelatih telah dijalankan dengan baik.“Kita bisa lihat sama-sama, secara teknis kita belum beruntung, kita punya tiga peluang emas, namun tidak jadi gol. Kita masih punya PR yang harus dikerjakan. Team work masih harus dibenahi, finishing juga. Saya pikir kalau formasi sudah bagus, tapi memang dua hal ini yang jadi perhatian,” kata Hendri.Sementara itu, pelatih Arema Suharno mengutarakan, hasil ini semata-mata berkat kerja keras pemain yang menurutnya patut diapresiasi, di samping doa dan dukungan suporter, Aremania.“Kondisi pemain tidak fit 100 persen, karena sebelumnya menjalani laga lebih berat dari SFC. Kami harus main 120 menit melawan Persebaya. Sedangkan SFC main lebih dulu dengan dua kali 45 menit. Tapi karena anak-anak kerja keras, akhirnya kita bisa menang,” ucap Suharno. “Ini berkat doa Aremania. Saya dapat kabar kalau di sudut-sudut kota Malang, Aremania gelar layar besar untuk menonton pertandingan ini. Terima kasih kepada seluruh Aremania.” (gk-55)

//

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.