FOKUS: Ciro Immobile Pilihan Tepat Gantikan Robert Lewandowski?

Topskor Serie A diangkut Dortmund untuk menggantikan topskor Bundesliga. Tepatkah pilihan mereka?

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitterSpekulasi yang sudah cukup lama berembus itu akhirnya menjadi kenyataan. Awal pekan ini Borussia Dortmund mengumumkan perekrutan Ciro Immobile dari Torino.Gampang ditebak, tugas striker Italia berumur 24 tahun itu adalah mengisi tempat Robert Lewandowski, mesin gol Polandia yang menyeberang ke Bayern Munich. "Kebetulan", seperti Lewy, Immobile menuntaskan kampanye 2013/14 lalu sebagai Capocanonniere dengan 22 gol dalam 33 penampilan.Sementara Lewandowski menutup musim pamungkas di Signal Iduna Park dengan menyabet gelar Torjagerkanonne melalui gelontoran 20 gol dalam 33 aksi Bundesliga.Kemiripan kedua pemain bukan hanya soal ketajaman di mulut gawang. Secara fisik keduanya bahkan bertinggi badan sama, 185 cm, dengan bobot hanya berbeda 1 kg. Pun soal usia, di mana Immobile hanya setahun lebih muda dari Lewandowski.Lantas, apakah sederet persamaan di atas bakal menjamin Immobile bakal sukses mengemban peran sebagai suksesor Lewy? Indikasinya, ya.Kendati umurnya masih terbilang muda, Immobile sudah memiliki pengalaman membela cukup banyak klub -- meski seluruhnya di negara kelahirannya sendiri. Merintis karier di Sorrento, Immobile mencuri atensi Juventus setelah menggelontorkan 30 gol untuk skuat U-17 pada 2007/08.
Pertama melesat bersama I Delfini.
Mulanya bergabung ke Tim Primavera Juve, Immobile mesti menjalani tiga periode peminjaman di Siena, Grossetto, serta Pescara sebelum benar-benar mengorbit ke permukaan. Ia menjadi buah bibir berkat kesuburannya bersama klub yang disebut terakhir, merengkuh gelar topskor Serie B 2011/12 dengan 28 gol dan membawa I Delfini promosi."Saya akan selalu menjadi fan Pescara. Periode saya di sana krusial untuk perkembangan dan peningkatan saya sebagai pemain. Itu fondasi bagi sebuah karier di level tertinggi," kenang Immobile.Sayang, performa gemilang dengan Pescara tak cukup untuk meyakinkan Juventus. Alih-alih memberinya kans buat unjuk gigi di Turin, Juve justru melego separuh kepemilikannya ke Genoa. Kiprah Immobile bersama Il Grifone sepanjang 2012/13 biasa-biasa saja, kalau tak ingin dibilang mengecewakan. Ia hanya lima kali masuk papan skor dari 33 partai Serie A.Barulah musim lalu, setelah Torino mengakuisisi setengah haknya dari Genoa, Immobile menunjukkan jati diri sebagai predator kelas wahid di kotak penalti. Titel Capocanonniere direbutnya dengan selisih dua gol atas Luca Toni, bintang veteran yang, menariknya, adalah Italiano terakhir yang transfernya menggemparkan Bundesliga, waktu pindah ke Bayern dari Fiorentina tujuh tahun silam.
Unjuk gigi sebagai predator kotak penalti dengan Granata.
Kampanye debut Toni di Jerman dapat menjadi teladan bagi Immobile. Tonigol mengemas total 39 gol dalam 46 partai di semua ajang pada 2007/2008.Sementara, kembali, soal perbandingan dengan Lewandowski, Immobile agaknya tak akan mengalami kendala berarti untuk beradaptasi dengan skema Jurgen Klopp. Terlepas dari segala persamaan yang telah dijabarkan di atas, gaya Immobile memang agak berbeda dibandingkan dengan Lewandowski.Sementara Lewandowski relatif lebih mobil dan kerap berperan aktif dalam proses pembangunan serangan -- jumlah penciptaan peluang Lewy nyaris dua kali lipat melebihi Immobile (lihat infografis di bawah) -- sang bomber Italia lebih efisien dalam konversi tembakan. Kemampuan finishing mumpuni Immobile akan penting bagi BVB yang musim lalu banyak menyia-nyiakan kesempatan emas menghadapi lawan yang di atas kertas enteng.Immobile bukan Lewandowski, tapi dia jelas punya kapasitas buat menambal lubang peninggalan sang pendahulu.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics