FOKUS: Derby Della Madonnina, AC Milan Berharap Tuah Clarence Seedorf

Sosok Clarence Seedorf bisa menjadi 'hidden card' untuk mematahkan catatan buruk AC Milan dalam lima laga derby della Madonnina terakhir.

AC Milan akan menjalani partai krusial demi menghidupkan peluang untuk mendapat tiket ke Eropa musim depan. Namun, tantangan yang akan dihadapi tidak ringan, akhir pekan ini, mereka harus menjalani laga bertajuk derby della Madonnina dengan menjamu rival sekota, yang juga menjadi rival pemburu tiket Eropa, FC Internazionale.Kubu Rossoneri patut khawatir karena dalam lima pertandingan terakhir, saudara muda mereka sangat mendominasi. Inter berhasil meraih kemenangan empat kali dan satu laga sisanya berakhir dengan skor imbang.Derby Milan terakhir, yaitu pada putaran pertama Serie A Italia 2013/14, dimenangkan oleh Inter dengan skor 1-0. Saat itu, Rodrigo Palacio mencetak gol di menit 86 untuk memastikan tuan rumah menyegel tiga angka. Milan juga menambah derita setelah Sulley Muntari mendapatkan kartu merah empat menit setelah gol tercipta.Namun, Milan bisa berharap pada tuah yang dimiliki oleh pelatih baru mereka, yaitu Clarence Seedorf. Seperti yang diketahui, di ajang Serie A sejauh ini, Seedorf membawa timnya meraih sembilan kemenangan, dua hasil imbang dan lima kekalahan.Bahkan, Milan sempat mencatatkan lima kemenangan beruntun, dengan menaklukkan Fiorentina, Chievo, Genoa, Catania dan Livorno, sebelum terhenti di markas AS Roma akhir pekan kemarin.Catatan itu cukup positif mengingat sebelumnya Allegri hanya mampu mengantar Milan meraih lima kemenangan dalam 19 pertandingan Serie A!Selain meningkatnya performa di ajang domestik, Seedorf tercatat juga memiliki tren positif dalam debutnya pada laga bertajuk Derby della Madonnina. Seperti yang diketahui, Seedorf pernah memperkuat Inter dan Milan, sehingga ia dua kali melakukan 'debut' pada laga panas tersebut.

Sosok asal Belanda itu diboyong Inter pada 24 Desember 1999 dari Real Madrid dengan banderol sekitar $24 juta. Pertandingan debutnya di derby della Madonnina terjadi pada tanggal 5 Maret 2000, di mana ia dipercaya menjadi starter.Hasilnya, Inter sukses memetik kemenangan dengan skor 2-1, berkat gol yang dicetak oleh Ivan Zamorano dan Luigi Di Biagio. Sementara gol balasan Milan diciptakan oleh Andriy Shevchenko melalui titik putih.Dua tahun berselang, dari Inter, ia menyebrang ke rival sekota, Milan. Seedorf ditukar dengan bek sayap Francesco Coco. Dan ia kembali melakoni pertandingan 'debut' di pertandingan derby della Madonnina pada 23 November 2002, tentu saja kali ini dengan seragam merah-hitam. Seedorf kembali menjadi starter dan kembali mempersembahkan kemenangan untuk tim yang dibelanya.Milan sukses membukukan kemenangan tipis dengan skor 1-0, di mana gol tunggal Rossoneri saat itu dicetak oleh Serginho ketika pertandingan baru berjalan 12 menit.Uniknya, 'debut' Seedorf di derby della Madonnina selalu tersaji ketika Milan bertindak sebagai tuan rumah, baik saat ia membela Inter atau memperkuat Rossoneri. Dan semuanya berakhir dengan tiga angka untuk tim yang ia bela.Bagaimana dengan akhir pekan nanti? Seedorf akan kembali menjalani 'debut' di laga bertajuk derby della Madonnina, kali ini sebagai pelatih Milan. Apakah tuah-nya masih berlaku sehingga timnya mampu meraih kemenangan? Atau Inter akan kembali berjaya atau terhindar dari kekalahan seperti lima derby sebelumnya?

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics