FOKUS: Duel Pemain Kunci Laga Vietnam - Indonesia

Jelang laga perdana Piala AFF, Goal Indonesia merangkum deretan enam pemain yang berpotensi menjadi penentu jalannya pertandingan antara Vietnam dan Indonesia.

LIPUTAN ERIC NOVEANTO DARI HANOI, VIETNAM

Piala AFF 2014 akan segera berlangsung akhir pekan ini! Turnamen terbesar di kancah sepakbola Asia Tenggara akan melibatkan duel seru Grup A antara tuan rumah Vietnam dan Indonesia. Dengan deretan pemain berkualitas yang menghuni kedua tim, dipastikan pertarungan sengit akan tersaji.

Pasukan The Golden Star yang diperkuat kombinasi generasi Le Cong Vinh dan sejumlah youngster seperti Nguyen Van Quyet, tentunya ingin menghadirkan hasil terbaik saat tampil di hadapan publik sendiri. Sementara Skuat Garuda, di bawah asuhan Alfred Riedl yang telah mengenal iklim sepakbola Vietnam, diharapkan tampil maksimal dan dapat mengejutkan tuan rumah.

Jelang pertandingan yang akan digelar di My Dinh National Stadium, Sabtu (22/11) WIB, Goal Indonesia mengulas deretan nama yang akan menjadi figur penting bagi masing-masing kubu.

Jika ada pertanyaan tentang siapa pemain terbaik Vietnam saat ini, Le Cong Vinh adalah jawabannya. Dengan jumlah penampilan sebanyak 60 serta mengemas total 35 gol, menjadikan bomber Becamex Binh Duong tersebut menjadi top skor sepanjang masa Vietnam.

Meski sempat mengalami penurunan performa dalam beberapa laga internasional terakhir, namun hal tersebut tidaklah mengurangi kapasitasnya sebagai salah satu penyerang terbaik di Asia Tenggara. Dengan reputasi menterengnya itu, barisan pertahanan Indonesia patut waspada.

Pham Thanh Luong merupakan salah satu dari kedua sayap Vietnam, yang memang selama ini menjadi ciri khas permainan negeri Paman Ho tersebut. Dengan mengandalkan kecepatannya, pemain yang tengah meruput bersama Hanoi T&T ini kerap menebar ancaman ke pertahanan lawan.

Jika mampu bermain dalam puncak performanya, bukan tidak mungkin mantan kapten skuat U-23 Vietnam pada SEA Games 2011 lalu itu akan mampu untuk menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan Indonesia di laga pembuka.

Gelandang sayap milik Hanoi T&T ini perlahan menahbiskan statusnya sebagai salah satu pemain kunci dalam tubuh skuat Vietnam. Nguyen Van Quyet terkenal akan gaya bermainnya yang ngotot serta mengandalkan kecepatan dalam mengolah bola.

Dengan Pham Thanh Luong mengisi sektor sayap kanan tim, maka pemain 23 tahun tersebut berada pada sisi sebaliknya. Apabila keduanya tampil dalam performa terbaik secara bersamaan, maka kombinasi keduanya dalam melancarkan serangan dari lebar lapangan akan menjadi hal yang sukar diantisipasi pertahanan Indonesia.

Peran Zulkifli dalam tubuh pasukan Merah Putih termasuk salah satu yang krusial. Beroperasi di sektor kanan pertahanan tim, penggawa Mitra Kukar tersebut menjadi sosok yang bertugas untuk meminimalisir serangan yang mengandalkan permainan cepat sayap, termasuk Vietnam yang akan menjadi bakal lawan.

Selain itu, kepiawaiannya dalam membantu penyerangan tim dengan pergerakan yang kerap naik ke depan dan memberikan umpan-umpan manja kepada lini depan diharapkan mampu ditampilkan dalam pertandingan pembuka menghadapi tuan rumah.

Tak dimungkiri kehadiran Boaz dalam skuat Garuda menjadi tambahan ketajaman serta moral tersendiri. Statusnya sebagai salah satu bomber tersubur yang berkiprah di tanah air menjadi bekal baginya untuk dapat melanjutkan catatan tersebut ke pentas internasional.

Vietnam pernah merasakan bagaimana cerdiknya permainan penggawa Persipura Jayapura pada 2004 lalu, di mana pergerakannya yang saat itu baru muncul sebagai rising star tak mampu dibendung dan berhasil mengantarkan Indonesia memetik kemenangan telak 3-0 di My Dinh Stadium. Momen tersebut tentunya diidamkan untuk dapat terulang kembali tahun ini.

Meski usianya telah menginjak 32 tahun dan tak lagi muda untuk ukuran seorang pemain depan, kualitas Sergio tetap dibutuhkan dan menjadi andalan utama Indonesia dalam melakoni pentas internasional. Kapasitasnya sebagai bomber ulung sudah teruji bersama sejumlah klub besar Asia seperti Brisbane Roar, Adelaide United maupun Sepahan.

Setelah sebelumnya hanya terlibat dalam serangkaian pertandingan kualifikasi Piala Asia, kini gelarang Piala AFF tahun ini, sudah sepatutnya menjadi ajang pembuktian bagi pemain keturunan Belanda tersebut untuk dapat unjuk kemampuan terbaiknya.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.