FOKUS: Ingin Menang, Arsenal Wajib Matikan Raheem Sterling

Arsenal harus memainkan tipikal pemain cepat di lini belakangnya demi memagari eksplosivitas Raheem Sterling.

OLEH ANUGERAH PAMUJI Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Bila manajer Arsenal Arsene Wenger telah berencana untuk membelenggu sosok Raheem Sterling menjelang laga kontra Liverpool Minggu ini, tampaknya waktu sepekan terakhir tidak akan cukup.

Di tengah musim yang berjalan memble bagi Liverpool, Sterling menjadi satu-satunya sosok di dalam tim yang paling bersinar bagai menerangi kesuraman peforma anak-anak Brendan Rodgers. Dengan bayang-bayang Luis Suarez yang masih sulit ditepis kubu Anfield, sang youngster menjadi harapan besar klub Merseyside.

Sterling memulai lompatan kariernya dengan bermain melebar di pos penyerangan, dan dia kini dikenal sebagai winger nan lincah. Inilah peran yang diembannya pada musim lalu sebelum bertransformasi dengan peran yang lebih ke tengah belakangan ini. Di beberapa laga terakhir seperti kontra Manchester United dan Bournemouth, dia mantap diperankan menjadi penyerang tengah.
Bukan coba-coba, buktinya posisi ini tampak bekerja dengan baik baginya, di mana Liverpool tampak mempertontonkan permainan produktif mereka di dua laga itu dengan Sterling sebagai pelaku No. 9, terlepas dari kekalahan 3-0 dari Manchester United di Old Trafford.

Sterling telah menjajal semua tempat di sektor penyerangan Liverpool di bawah komando Brendan Rodgers, yang mulai menyadari kualitas sang bintang muda lebih tercurah dengan dimainkan lebih sebagai penyerang tengah ketimbang winger.

Lantas, bagaimana Arsenal mempersiapkan bendungan untuk meredam Sterling beserta potensi ancaman yang akan dihadirkan dia pada Minggu ini, mengingat tak ada seorang pun yang tahu bakalan bermain di posisi apa dia nanti? The Gunners mungkin hanya akan menghadapi pemain 20 tahun itu sebagai pemain, bukan bagaimana posisi bermainnya.

Jawabannya cukup sederhana. Wenger harus memastikan jika ruang di balik barisan petahanan mereka harus menyempit untuk menutup kemungkinan eksploitasi yang akan disuguhkan Sterling. Salahnya, The Gunners kerap mengambil risiko bermain dengan pertahanan high line di sejumlah laga besar. Mereka sepatutnya tidak boleh melakukan kesalahan yang sama menghadapi Liverpool.

Kecepatan Raheem Sterling jadi ujian berat Arsenal

Wenger harus menyuntik lini belakangnya dengan kecepatan dan gaya akseleratif. Kalau langkah ini diambil, bisa disimpulkan tak ada tempat bagi sang kapten Per Mertesacker, yang kualitas fisiknya mengesankan namun lamban. Memasang taktik dengan tipikal bek yang demikian bisa dibilang kesia-siaan menghadapi pemain macam Sterling.
Secara komparatif, lini serang Arsenal dan Liverpool sejatinya memiliki rasa yang sama. Bila melihat bagaimana Alexis Sanchez berperan, begitulah Sterling.

"Anda memiliki berbagai jenis striker," ungkap Rodgers selepas kemenangan 3-1 atas Bournemouth di Capital One Cup pada Rabu lalu.

"Dia lebih seperti Alexis Sanchez ketika dia bermain sebagai striker. Dia tidak akan menempel bek, tapi dia memainkan ruang dan dia memiliki kecepatan untuk masuk ke dalamnya."

Kalau The Kop merindukan sosok Luis Suarez, bagi manajer Arsene Wenger ada kemampuan strker Barcelona itu di diri Sterling atau Sanchez.

"Ada sedikit kesamaan dengan suarez jika Anda lihat, bagaimana Anda tak menduga saat berada di kotak penalti," ulas Wenger.

Anfield musim lalu jadi kenangan pahit bagi Arsenal setelah mereka tertinggal 4-0 dalam tempo 20 menit. Nasib The Reds musim ini mungkin telah bergeser, ancaman mereka sudah tidak sedahsyat kemarin. Tapi kapasitas Sterling dalam memberikan teror bagi sang lawan tetap sama, dan Arsenal harus bersiap mengulangi episode serupa bila kecepatan tidak dilawan pula dengan kecepatan, salah satu titik lemah Arsenal di sektor pertahanan.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics