FOKUS: Lima Laga Historis Brasil Kontra Kolombia

Topics

Berikut kilasan singkat lima laga historis antara Brasil dan Kolombia, dua tim yang akan bertemu di perempat-final Piala Dunia, Sabtu (5/7) dini hari WIB.

OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter

Duel seru antara tim sesama Amerika Latin akan terjadi di babak perempat-final Piala Dunia 2014 yang mempertemukan Brasil dan Kolombia di Estadio Governador Placido Aderaldo Castelo, Fortaleza, Sabtu (5/7) dini hari WIB.

Hingga saat ini, kedua kesebelasan telah bertemu sebanyak 25 kali di ajang internasional, baik laga uji coba maupun resmi. Dari catatan tersebut, Seleccao lebih mendominasi dengan menyegel 15 kemenangan serta delapan hasil imbang. Sementara dua kemenangan lainnya dibukukan kubu Los Cafeteros.

Kendati tak berbalut dengan label rivalitas sengit, laga antara Brasil kontra Kolombia tercatat pernah menyajikan beberapa momen menarik. Berikut ulasan singkat mengenai lima laga historis kedua tim yang dirangkum oleh Goal Indonesia.

Turnamen Amerika Latin tahun 1945 merupakan kompetisi resmi pertama yang menghadirkan laga antara Brasil dan Kolombia. Gelaran yang berlangsung di Cili tersebut menggunakan format setengah kompetisi. Skuat Brasil yang kala itu diperkuat striker tajam Heleno de Freitas, sukses menundukkan perlawanan Kolombia dengan skor 3-0 berkat gol Heleno yang dilengkapi dengan torehan dua gol lainnya melalui usaha Jorginho Ceciliano dan Jaime de Almeida.

Meski tampil cukup impresif sepanjang turnamen, tim Samba gagal keluar sebagai juara setelah hanya finis di posisi runner-up, di bawah Argentina yang merengkuh titel ketujuh mereka. Sementara Kolombia harus puas mengakhiri perjalanan mereka di peringkat kelima.

Kejuaraan Amerika Latin 1957 menjadi catatan kelam bagi sepakbola Kolombia dalam rekor pertemuan mereka menghadapi superioritas Brasil saat itu. Di turnamen edisi tersebut, skuat Los Cafeteros mencatatkan salah satu kekalahan dengan skor terbesar di sepanjang sejarah persepakbolaan mereka.

Dominasi Brasil di laga yang berlangsung di Estadio Nacional, Lima, Peru tampak kental. Di hadapan 45,000 penonton yang hadir, Evaristo de Macedo saat itu menampilkan sinar individunya dengan membobol gawang Kolombia lima kali. Empat gol lainnya yang dikreasi Jose Macia, Valdir Pereira, serta Zizinho semakin melengkapi derita Kolombia kala itu.

Kemenangan telak lainnya dicatatkan Brasil saat berjumpa Kolombia, namun kali ini terjadi di ajang resmi kualifikasi Piala Dunia 1978 zona Amerika Latin yang berlangsung di Maracana. Tak tanggung-tanggung, skuat Seleccao yang diperkuat bintang mereka saat itu Zico melumat perjuangan Kolombia dengan skor enam gol tanpa balas.

Roberto Dinamite, Marinho Chagas serta Rivelino melengkapi pesta gol Brasil saat itu, yang kemudian melaju hingga putaran final Piala Dunia di Argentina usai kemenangan tersebut. Sementara langkah Kolombia sendiri untuk mencapai gelaran akbar itu kali kedua harus terhenti lebih awal.

Bogota menjadi saksi bisu catatan bersejarah lainnya yang dibukukan Kolombia di ajang internasional. Kali ini rekor positif dicapai kubu tuan rumah yang saat itu berhasil mematahkan superioritas Brasil dengan meraih kemenangan perdana mereka di ajang uji coba resmi.

Dalam pertandingan yang berlangsung di ibukota Kolombia tersebut, gol tunggal yang dicetak Victor Lugo Ortiz di pertengahan babak kedua, menjadi satu-satunya gol yang tercipta di laga itu sekaligus sukses membungkam publik Seleccao.

Copa Amerika edisi 1991 memiliki kenangan manis lainnya bagi skuat Kolombia. Saat itu, dalam laga yang dihelat di Estadio Sausalito, Cili, skuat Tricolor sukses menorehkan catatan positif lainnya dengan merengkuh kemenangan perdana mereka atas Brasil di kompetisi resmi.

Anthony de Avila dan Arnoldo Iguaran menjadi bintang kemenangan Kolombia kala itu berkat dua golnya yang bersarang ke gawang skuat Samba. Hasil itu merupakan kemenangan kedua mereka yang raih dalam sejarah pertemuan kedua tim yang bertahan hingga saat ini.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics