FOKUS: Menanti Ketajaman Trio GBK Milik Persija Jakarta

Greg, Bepe, dan Kabayev bakal menjadi mesin gol baru Persija untuk musim depan.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter

Persija Jakarta memastikan bakal diperkuat tiga penyerang sarat pengalaman sekaligus haus gol pada kompetisi musim depan. Itu setelah, tim ibu kota berhasil mengikat ikon mereka kembali, Bambang "Bepe" Pamungkas.

Selain itu, mereka kembali berhasil membawa pulang Greg Nwokolo. Dan yang paling menyita perhatian adalah dengan direkrutnya top skor sekaligus pemain terbaik Liga Estonia (Meistriliiga) asal Rusia, Yevgeni Kabayev.

Jika melihat jejak rekam trio penyerang itu, semestinya tim Macan Kemayoran bakal menjadi tim dengan torehan banyak gol pada musim depan. Ini seakan menjadi pemecahan masalah bagi Persija yang pada musim lalu, memiliki striker tumpul. Bayangkan, pada musim lalu, total penyerang Persija hanya membukukan sembilan gol! Rinciannya Ivan Bosnjak (empat gol), Rachmat Affandi (dua gol), Eddy Foday Boakay (dua gol), dan Agung Supriyanto (satu gol).

Memang, kalau melihat catatan performa Greg, Bepe, dan Kabayev pada musim lalu, rasanya tak ada yang perlu dikhawatirkan. Bepe tetap membuktikan bahwa dia adalah salah satu striker terbaik di Indonesia meski sudah menginjak usia 34 tahun.

Ya, bersama Pelita Bandung Raya, pada musim lalu Bepe berhasil menorehkan sepuluh gol dari 24 laga yang dilakoni. Istimewanya, Bepe yang selalu menjadi mimpi buruk bagi Persija, dengan torehan tiga golnya ke gawang Andritany Ardhiyasa dalam dua pertemuan PBR-Persija pada musim 2014. Belum lagi, kepemimpinan yang dimiliki Bepe sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas tim.

Bicara soal Greg, pada musim lalu bersama Persebaya Surabaya dia mampu menceploskan 14 gol untuk tim Bajul Ijo dalam 24 laga. Kabayev lebih dahsyat lagi, dengan mencetak 36 gol dari 35 laga yang dimainkannya bersama Sillamae Kalev.

Namun, semua itu masih perlu pembuktian, terutama untuk Kabayev. Mengingat, seorang Bosnjak yang menjadi striker Kroasia di Piala Dunia 2006 pun sulit untuk mencetak gol di kompetisi ISL bersama Persija. Adaptasi, ya Kabayev harus bisa cepat beradaptasi dengan iklim sepakbola Indonesia. Dia pun diberikan target bisa mencetak 20 gol dalam setengah musim, bila ingin langsung diperpanjang kontraknya untuk musim berikutnya.

Jika melihat komposisi sementara yang dimiliki Persija saat ini, tampaknya pelatih Rahmad Darmawan bisa memainkan pola 4-2-3-1. Dengan skema itu, untuk tiga pemain di belakang striker tunggal, Greg bisa dimainkan sebagai penyerang sayap bersama Ramdani Lestaluhu. Sementara Bepe dan Kabayev bisa saling bergantian sebagai penyerang tunggal atau penyerang lubang. Belum lagi, jika Stefano Lilipaly jadi bergabung, skema yang bisa dimainkan Persija bakal lebih variatif.

Menarik untuk menunggu kiprah trio GBK (Greg, Bepe, Kabayev) pada kompetisi musim depan. Apakah mereka menjadi "taring" yang sebenarnya untuk tim Macan Kemayoran?

//

>

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.