FOKUS: Sejarah Dukung Liverpool, Statistik Milik Real Madrid

Benarkah Liverpool dan para loyalisnya harus mengucurkan keringat dingin saat kedatangan si Perkasa Madrid? Nanti dulu, tidak semuanya hal positif milik Los Blancos.

OLEH GUNAWAN WIDYANTARA Ikuti di twitter

Dua nama dengan sejarah spesial di Liga Champions akan mencoba saling mengalahkan di Anfield saat Liverpool menjamu juara bertahan Real Madrid pada lanjutan Grup B.

Tuan rumah merupakan pemegang lima gelar sabuk juara kompetisi antarklub paling elit di Eropa sementara tim tamu baru saja menuntaskan ambisi La Decima alias menggenapkan total sepuluh gelar musim lalu.

Kali terakhir the Reds menjadi raja di Eropa adalah di musim 2004/05 dengan membekuk AC Milan melalui adu penalti yang kemudian menciptakan kisah istimewa dalam sejarah klub dan mereka mengentaskan puasa tampil di Liga Champions usai menjadi runner-up Liga Primer Inggris musim lalu di bawah Manchester City pada sebuah perburuan gelar yang berlangsung menegangkan.

Dengan status di atas, laga di Anfield sejatinya akan memunculkan imajinasi serunya pertarungan kedua tim, sayangnya performa menurun the Reds musim ini masuk kategori meragukan sementara El Real tengah berlari kencang di La Liga Spanyol memburu ketertinggalan dari para rival.

Di laga terakhir kompetisi domestik the Reds butuh dua gol bunuh diri untuk meraih kemenangan atas QPR, sementara Los Blancos begitu perkasa dengan melumat tuan rumah Levante lima gol tanpa balas.

Hasil istimewa di pertandingan terakhir Madrid bahkan memunculkan 'peringatan' bagi si Merah dari media Inggris yang menyebut Liverpool harus berhati-hati karena kemenangan atas Levante dianggap sebuah pemasan bagi Cristiano Ronaldo dan Real Madrid sebelum mengamuk di Anfield.

Catatan berlawanan juga terlihat di masing-masing laga terakhir di Liga Champions, Liverpool menyerah 1-0 di tangan Basel sementara Los Blancos menang di stadion angker para juara Eropa dengan menghajar Ludogorets 2-1.

Lalu benarkah Liverpool dan para loyalisnya harus mengucurkan keringat dingin saat kedatangan si Perkasa Madrid? Akankah mereka menjadi bulan-bulanan di hadapan pendukung sendiri?

Catatan angka di atas kertas memberikan arah indikasi ke sana namun tidak semuanya kelam bagi Liverpool, tidak semuanya hal positif milik Real Madrid.

Meski kedua tim memiliki total 15 gelar juara di Eropa mereka baru tiga kali bentrok secara langsung dan sejarah membuktikan kemenangan seluruhnya milik sang perwakilan Inggris.

Pertemuan pertama langsung terjadi pada final 1980/81. Saat itu Liverpool diperkuat nama tenar Kenny Dalglish sementara di kubu lawan pelatih tim nasional Spanyo sekarang ini, Vicente del Bosque jadi salah satu starter, hasilnya? Liverpool juara berkat kemenangan 1-0 di Parc des Princes melalui gol Alan Kennedy dari sudut sempit.

Dua setengah dekade lebih berlalu, Real Madrid kembali bertemu dengan Liverpool di dua leg pertandingan pada babak 16 besar 2008/09.

Di leg pertama yang dimainkan di Santiago Bernabeu Real Madrid dipukul keras gol semata wayang pertandingan milik Yossi Benayoun di menit 82. Sementara di leg kedua tercipta salah satu cerita heroik lainnya di kalangan loyalis Liverpool yang melihat tim kesayangan mereka menghancurkan El Real dengan skor fantastis 4-0. Pada laga ini kapten Steven Gerrard menjebol gawang Iker Casillas dua kali yang ditambah aksi Fernando Torres dan Andrea Dossena.

Jika menelisik lebih jauh lagi, Liverpool telah 32 kali bertemu dengan tim asal Spanyol, 14 di antaranya dimenangkan the Reds, sepuluh imbang dan sisanya kalah. Sementara itu Real Madrid telah mencatat 30 pertandingan versus tim asal Inggris dengan rekor 11 menang dan sembilan imbang.

Sejarah hasil pertandingan memberikan suaranya pada Liverpool namun statistik performa di atas kertas mendukung Real Madrid. Siapa yang akan keluar jadi pemenang? Kita nantikan bersama hasil akhir yang akan tercipta di Anfield dini hari nanti.

addCustomPlayer('8zsoo3iz1ey11dxuuxg1dkcox', '', '', 620, 540, 'perf8zsoo3iz1ey11dxuuxg1dkcox', 'eplayer4', {age:1407083239229});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics