Gagal Ke 16 Besar, Pelatih Persis Solo Minta Maaf

Manajemen Persis membubarkan tim setelah mereka gagal menembus ke 16 Besar ISC B.

Pelatih Persis Solo Widyantoro menyampaikan permintaan maaf setelah tim besutannya tak berhasil lolos ke 16 Besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016, dan hanya bermain imbang 2-2 melawan Persibas Banyumas pada laga pamungkas Grup 3 kemarin di Stadion Manahan.

Di laga itu, Persis tertinggal dua gol lebih dulu melalui Bilton Fernando dan Ibrahim Ibnu Anas. Namun pemain pengganti Yanuar Ruspuspito mampu menyamakan kedudukan di babak kedua.

Hasil itu membuat Persis mengakhiri kiprah mereka di ISC B dengan menempati peringkat kelima. Posisi itu jauh dari target yang dicanangkan manajemen untuk melihat Laskar Sambernyawa berlaga di 16 Besar.

“Ini hasil maksimal yang kami raih di laga pamungkas. Kami menginginkan happy ending, tapi kenyataan tidak sesuai dengan harapan. Saya pribadi mohon maaf,” kata Widyantoro.

Setelah laga itu, manajemen Persis langsung membubarkan tim, kendati pemain masih menyisakan ikatan kontrak hingga akhir September. Manajemen memberikan kesempatan kepada klub lain untuk merekrut pemain mereka, namun harus bersedia menanggung satu bulan gaji tersisa.

“Kami masih punya tanggungan gaji pemain satu bulan terakhir. Kalau ada yang menginginkan pemain Persis, mereka [klub lain] harus negosiasi lebih dulu dengan kami, karena pemain masih terikat kontrak,” ucap sekretaris Persis Sapto Joko Purwadi.

Sementara itu, pelatih Persibas Gatot Barnowo puas dengan raihan satu angka di lawa away ini. Hanya saja, mantan juru taktik PSCS Cilacap itu menyayangkan dua gol tuan rumah.

“Kami sudah unggul dua gol, tapi bisa disamakan. Anak-anak terlalu percaya diri setelah unggul,” kata Gatot.