Garuda Indonesia Jadi Sponsor Utama Pakaian Latihan Liverpool

Indonesia menjadi tempat perkenalan pakaian latihan Liverpool untuk musim 2014/15.

OLEH DONNY AFRONI

Garuda Indonesia secara resmi menjadi sponsor utama pakaian latihan baru Liverpool yang diperkenalkan kepada publik di Jakarta, Kamis (30/5) malam WIB. Kegiatan ini juga dihadiri menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Roy Suryo.

Pakaian latihan berupa jaket, baju, dan celana ini akan mulai dipakai untuk musim 2014/15, dan diluncurkan dengan menghadirkan tiga legenda Liverpool, yakni Phil Thompson, Dieter Hamman, dan Luis Garcia yang memperlihatkan jersey latihan tim.

“Ini merupakan langkah lebih maju dengan Garuda Indonesia setelah dua tahun sebelumnya kami bekerja sama. Ini untuk pertama kalinya mencapai kesepakatan sponsorhip pakaian latihan tim. Nama dan logo Garuda Indonesia ada di bagian depan pakaian latihan tim,” tutur direktur pengembangan bisnis internasional Liverpool Jonathan Kane.

Sementara itu, direktur utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan, sebuah kebanggaan bisa menjadi sponsor klub seperti Liverpool. Emirsyah yang naik ke panggung memakai jaket latihan, kemudian melemparkan ke arah fans Liverpool, dan menjadi rebutan usai menyampaikan sambutannya.

“Saya rasa malam ini menjadi malam yang bersejarah bukan hanya untuk Garuda Indonesia, tapi juga Indonesia. Tentunya kita harapkan kerjasama ini akan semakin erat,” ujar Emirsyah.

“selain itu, peluncuran ini bukan yang pertama di Indonesia, melainkan di dunia. Kami merasa bangga.”

Sedangkan Menpora tidak terlalu banyak menyampaikan sambutannya. Kendati demikian, ia merasa bangga ada nama Indonesia di salah satu klub papan atas Inggris. Usai memberikan sambutan, Menpora dan Emirsyah lalu melemparkan dua baju latihan ke arah fans, dan diperebutkan.

“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih kepada Garuda Indonesia dan Liverpool, terutama dengan hadirnya tiga legenda Liverpool. Ini menjadi kebanggaan, karena ada nama Indonesia di baju latihan tim,” kata Menpora.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics