Gillette Moment Of Steel Babak 16 Besar Piala Dunia 2014: Penyelamatan Keylor Navas

Topics

Kiper berusia 27 tahun itu terus menjadi pahlawan Kosta Rika hingga disebut mahluk dari planet lain!

Tim nasional Kosta Rika terus menjaga mimpi mereka menuju partai puncak di Maracana setelah menjungkalkan timnas Yunani lewat drama adu penalti di Arena Penambuco, Recife, pada babak 16 besar.

Ticos dan Yunani tampil sama kuat hingga paruh pertama usai, berbagai serangan dari Yunani mampu digagalkan barisan belakang Kosta Rika yang rapat di bawah arahan kiper Keylor Navas.

Babak kedua stadion pun bergemuruh ketika menit ke-52 Bryan Ruiz seakan menyentuhkan daya magis dengan menjebol gawang Orestis Karzenis. Ruiz menerima bola dan menceploskannya dengan sangat mudah, pelan dan terarah menembus gawang Yunani untuk membawa Kosta Rika unggul.

Namun petaka datang ketika pada menit ke-66 Oscar Duarte harus diganjar kartu kuning kedua. Dia pun diusir keluar wasit Williams asal Australia, meninggalkan timnya dalam keadaan sepuluh pemain dengan tekanan terus menerus dari Yunani.

Beruntung sosok Keylor Navas tampil begitu kokoh dan mengagumkan untuk menggagagalkan peluang demi peluang dari Yunani. Bayangkan, 23 tembakan dilepas oleh Yunani dan delapan diantaranya mengarah ke gawang, di mana Navas sigap menggagalkannya.

Sayang kiper yang membela Levante itu akhirnya takluk di penghujung waktu normal. Ia tak bisa menahan dua tembakan beruntun yang terakhir dilesakkan oleh Sokratis Papastathopoulos. Skor 1-1 pun akhirnya bertahan hingga babak tambahan usai dan dilanjutkan dengan pertunjukan dari titik putih.

Kecemerlangan kiper berusia 27 tahun itu berlanjut. Tendangan keras dilepaskan oleh Theofanis Gekas mengarah ke sisi kanan darinya. Ia mengambil langkah ke depan untuk menahan bola dan tangan kirinya tak diduga mampu meredam sepakkan dari Gekas. Navas menahannya dengan hanya satu tangan! Kosta Rika pun menang dengan skor penalti 5-3.

Dalam laga itu, Nama Navas kembali dielu-elukan sebagaimana dia selalu menjadi aktor penting Kosta Rika yang baru kejebolan tiga gol sejauh Piala Dunia berjalan. "Saya pikir dia lahir dari planet Venus atau Mars atau planet lainnya! Dia sangat fantastis dan telah melakukan banyak hal bagi kami," ungkap rekan setim Navas, Celso Borges.

Seperti halnya dalam bercukur, dalam sepakbola hasil terbaik ditentukan oleh ketelitian. Ketika aspek terkecil dapat menentukan perbedaan antara menang dan kalah, kekuatan mental dan fisik sangat diperlukan - sebuah bukti penampilan Setangguh Baja. Untuk para fans sepakbola yang digerakkan gairah dan semangat setangguh baja, Gillette memperkenalkan Special Edition Brazil Team Razor - yang sudah tersedia di toko-toko di berbagai penjuru dunia dalam lingkup waktu terbatas.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang silet Gillette Special Edition, aktivitas in-store seru, dan berbagai hadiah menarik kunjungi www.facebook.com/GilletteIndonesia

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics