Gresik United Libur, Pemain Asing Dilarang Mudik

Manajemen tak menginginkan pemain asing terlambat mengikuti latihan usai libur dua pekan.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI GRESIK
Manajemen Gresik United tidak memberikan izin kepada para pemain asing untuk pulang ke negaranya, kendati tim diliburkan selama dua pekan terkait jeda kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014.

Para penggawa Laskar Joko Samudro baru akan kembali menjalani rutinitas latihan, pada 23 Juni 2014. Meski demikian, manajemen dan tim pelatih Gresik United menghimbau mereka untuk selalu menjaga kebugaran, dan kondisinya. Manajemen tidak menginginkan fisik pemain drop ketika kembali berlatih.

“Walau libur, kami tidak ingin melihat sewaktu kembali berlatih kondisi pemain malah drop. Karena itu, sewaktu di kampung halaman masing-masing, pemain harus tetap melakukan latihan ringan untuk jaga kondisi,” kata manajer Gresik United Bagoes Cahyo Yuwono kepada Goal Indonesia.

Khusus pemain asing, lanjut Bagoes, manajemen Gresik United meminta yang bersangkutan untuk tetap berada di Indonesia. Aturan ini diberlakukan lantaran manajemen tidak ingin legiun asing terlambat sewaktu kembali ke Gresik guna menjalani latihan perdana nanti.

“Untuk pemain asing, tidak kami perbolehkan pulang ke negaranya. Bukan apa-apa, kami hanya tidak ingin ada yang terlambat datang dalam latihan perdana usai liburan. Kami berharap semua skuat lengkap di latihan perdana,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Bagoes, alasan lainnya adalah kritisnya posisi Gresik United di klasemen sementara wilayah barat. Laskar Joko Samudro saat ini masih tertahan di urutan sepuluh, atau hanya satu tingkat di atas posisi juru kunci, dan masih dalam ancaman zona degradasi.

“Harapannya dengan skuat lengkap dan kekompakan saat berlatih, bisa terwujud tim yang solid. Dan tentu di balik itu semua, kami ingin tim bisa meraih hasil maksimal di lima pertandingan sisa, untuk menghindari degradasi,” papar Bagoes.

Saat dikonfirmasi terkait tambahan pemain baru, Bagoes menjelaskan, akan memaksimalkan pemain yang sudah ada. Proses perekrutan stopper eks PSS Sleman Aang Suparman dikatakan menjadi rekrutan yang terakhir di musim ini.

“Soal tambahan pemain baru, mungkin tidak ada. Kami sudah bulat untuk memaksimalkan pemain yang sudah ada saja. Hanya akan kami benahi dengan terus mengasah kekompakan tim,” tandasnya.

Sementara terkait posisi pelatih asal Argentina Angel Alfredo Vera, manajemen juga masih memberikan kepercayaan besar guna menyelamatkan Gresik United dari ancaman degradasi, serta mampu bertahan di kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

“Kami merasa, Alfredo masih cocok melatih di tim ini. Untuk itu, ia akan kami pertahankan, dan tidak akan diganti. Kalau nanti penggantinya buruk, kami juga yang susah," pungkasnya. (gk-43)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.