Grup Bakrie Tetap Jadi Pemilik Brisbane Roar

Itu setelah, mereka memberikan pernyataan tertulis terkait pendanaan dan perencanaan jangka panjang untuk The Roar ke FFA.

Perusahaan asal Indonesia, Grup Bakrie, tetap menjadi pemilik klub Australia, Brisbane Roar. Itu setelah, mereka memberikan pernyataan tertulis terkait pendanaan dan perencanaan jangka panjang untuk klub tersebut kepada Federasi Sepakbola Australia (FFA).

Sebelumnya, FFA memang memberikan tenggat kepada Grup Bakrie untuk menyampaikan hal tersebut hingga, 6 Juni 2016. Jika tidak memberikannya sesuai tenggat, lisensi Grup Bakrie untuk mengelola The Roar bakal dicabut. 

"FFA telah menerima korespondensi dari Grup Bakrie dalam kaitannya dengan posisi keuangan dan manajemen Brisbane Roar FC," tulis FFA, dalam laman resminya.

Di samping itu, Grup Bakrie juga telah menunjuk direktur baru yang berbasis di Australia untuk Brisbane Roar. Namun belum diketahui secara detail siapa nama direktur anyar tersebut. Nantinya, direktur ini akan bertindak sebagai CEO interim yang akan memulai perannya pada pekan ini. "Klub berjanji untuk mencari CEO permanen," tambah FFA.

FFA pun telah menyarankan bahwa managing director baru terdiri dari dewan penasehat yang merupakan orang-orang bisnis di Brisbane. Itu untuk memulihkan kepercayaan masyarakat kepada Brisbane Roar.

"FFA menyambut usaha dari Grup Bakrie dan mengharapkan mereka akan melaksanakannya tanpa penundaan," pungkasnya.