Gunawan Dwi Cahyo Tuntut Kejelasan Kontrak

Gunawan menginginkan manajemen Persija memberikan kejelasan mengenai kontrak pemain.

Bek Persija Jakarta Gunawan Dwi Cahyo berharap manajemen tim Macan Kemayoran bisa segera memberikan kepastian mengenai kesepakatan kontrak pemain.

Manajemen Persija telah memutus kontrak, dan masih menunggak gaji para pemain, karena kompetisi Indonesia Super League 2015 dihentikan. Walau sudah melakukan pertemuan, belum ada kata sepakat. Gunawan mengaku belum tahu kapan ada pertemuan lanjutan dengan manajemen, dan berharap segera mendapat titik temu.

“Kemarin sempat ada pertemuan, tapi belum ada kesepakatan soal gaji kita. Ada opsi 25 persen dibayar. Hanya belum ada kesepakatan lagi, karena harus ada negosiasinya sendiri,” ungkap Gunawan yang tampil di Trofeo Charity Match.

“Sepakbola berhenti, gaji kami juga berhenti. Mata pencaharian saya hanya di sepakbola. Saya punya keluarga yang harus dinafkahi.”

Sedangkan Mbida Messi mengaku masih menjadi bagian Persiram Raja Ampat, meski sudah lama tak pernah berkumpul lagi. Messi menginginkan permasalahan di sepakbola Indonesia cepat selesai.

“Saya masih kapten Persiram. Tapi saya juga masih menunggu solusi dari konflik sekarang. Kewajiban dari manajemen memang sempat tersendat, kami juga sudah tidak pernah latihan lagi,” jelas pemain asal Kamerun ini.

Sementara itu, setelah sukses menyelenggarakan Trofeo Charity Match akhir pekan kemarin, panitia penyelenggara kembali menyiapkan laga serupa di lain waktu, meski dengan format berbeda.

“Tunggu kejutannya dari kami. Akan ada acara lain di Bogor. Format tidak akan trofeo lagi. Kami akan buat Bogor All Stars yang akan melawan salah satu klub besar. Timnya masih rahasia yang pasti akan heboh,” ucap promotor Ibnu Hakiki.

Ibnu merasa senang beberapa nama besar bisa turut ambil bagian di ajang itu. Ia mengaku tak mematok tarif khusus bagi pemain yang diundang dan tak mengambil banyak keuntungan dari pertandingan tersebut.

“Karena ini acaranya charity, jadi tidak mungkin saya ungkapkan berapa bayaran mereka. Saya bilang kepada mereka, kami mau bikin acara Charity, mau ikut tidak? Setelah acara baru kita urus pembayarannya.”

“Tujuannya memang bukan untuk mencari keuntungan, kalau mencari keuntungan mungkin sulit. Hasil pertandingan ini setelah dibagikan kepada para pemain, ada agenda lain dengan suporter dan sponsor. Kami bikin acara peduli lingkungan seperti menanam pohon. Yang dilibatkan suporter dan pemain.” (gk-61)