Hadapi Indonesia All Stars, Indra Sjafri Rotasi Pemain

Topics

Indra menyatakan, waktu yang minim untuk melakukan recovery membuat dirinya harus jeli meroatasi pemain.

Kendati memetik kemenangan 2-1 atas Persewangi Selection di laga kedua turnamen Sunrise of Java Cup (SoJC) 2015, Sabtu (1/8) malam WIB, pelatih Bali United Pusam Indra Sjafri merasa tidak puas.

Menurut Indra, kebobolan satu gol dari Persewangi membuat ia terpaksa melakukan pergantian pemain demi mengejar ketertinggalan. Pergantian itu turut memberikan pengaruh terhadap kebijakan rotasi yang diterapkan saat menghadapi Indonesia All Stars sore ini.

“Meski menang saya sebenarnya merasa tidak puas, karena Bali United kebobolan. Kebobolan itu membuat strategi pergantian pemain menjadi tidak bisa berjalan, karena ada usaha untuk membalas gol,” kata Indra.

“Tentu akan kami rotasi. Kami sudah tidak bisa melakukan persiapan untuk melawan Indonesia All Stars, karena untuk tidur saja kami belum siap. Biasanya, usai pertandingan akan sulit tidur. Yang jelas salah satu caranya adalah melakukan rotasi bagi pemain yang belum mendapat kesempatan.”

Kendati demikian, Indra tetap memberikan apresiaso kepada anak asuhnya. Menurut Indra, kekalahan dari Arema Cronus di laga perdana menjadi pelajaran bagi Serdadu Tridatu, terutama tentang kesabaran bermain, dan menyelesaikan peluang.

“Sebelum berangkat, kita sudah melakukan pertemuan dengan para pemain. Salah satu analisa kenapa kami kalah melawan Arema ketika unggul lebih banyak tembakan ke gawang lawan adalah karena kami terlalu banyak menyia-nyiakan peluang. Saya tekankan kepada pemain untuk lebih bisa mengontrol,” tutur Indra.

“Hasilnya kami bisa menang melawan tuan rumah. Saya berterima kasih kepada para pemain yang sudah bekerja keras.” (gk-48)