HASIL POLLING: Kuota Tiga Pemain Asing Ideal Untuk ISL Musim Depan

Mayoritas pembaca Goal Indonesia memilih kuota tiga pemain asing ideal untuk kompetisi ISL musim depan.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter
PSSI telah menyetujui kebijakan pengurangan kuota pemain asing untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan. Untuk musim depan, PSSI menetapkan setiap klub hanya bisa mengontrak tiga pemain asing saja.
Namun, ada pengecualian bagi klub-klub yang berlaga di kompetisi level Asia (Liga Champions Asia dan Piala AFC). Klub-klub itu diperbolehkan mendaftarkan empat pemain asing. Tapi, tetap hanya tiga pemain saja yang bisa dimainkan di kompetisi ISL.
Dengan demikian, klub tersebut harus memilih satu pemain asing yang hanya didaftarkan, tapi tidak akan diturunkan di ISL. Dengan kata lain, pemain asing itu hanya untuk digunakan di kompetisi level Asia.
Sebelumnya, pada musim ini PSSI menetapkan kebijakan 3+1 untuk kuota pemain asing. Artinya, setiap klub boleh mengontrak tiga pemain asing yang berasal dari negara mana saja, serta satu pemain asing wajib berasal dari Asia. Namun, dari keempat pemain itu yang bisa diturunkan di setiap pertandingan hanya tiga pemain. Tapi, keempatnya boleh dimainkan di kompetisi ISL.
Lebih mundur lagi ke belakang, PSSI malah pernah membolehkan masing-masing klub untuk mengontrak lima pemain asing. Tentu saja, kebijakan kuota pemain asing ini menimbulkan pro dan kontra bagi para pemangku kepentingan sepakbola nasional.
Ada yang setuju pengurangan kuota pemain asing lantaran untuk memberikan kesempatan kepada para pemain lokal supaya lebih berkembang. Tapi, ada pula yang tidak setuju karena dikhawatirkan bisa mengurangi kualitas kompetisi dan mempengaruhi dari sisi bisnis klub.
Berdasarkan hasil jajak pendapat yang dilakukan Goal Indonesia, mayoritas pembaca memilih kuota tiga pemain asing ideal untuk masing-masing klub di ISL musim depan, dengan 425 pemilih dari 974 responden.
Diikuti secara berurutan para pembaca yang memilih empat pemain asing berjumlah 232 pemilih, dua pemain asing (127 pemilih), lima pemain asing (122 pemilih), dan ada pula yang memilih untuk tanpa pemain asing di ISL (68 pemilih).
Sekjen PSSI, Joko Driyono, pun sebelumnya mengakui penerapan ideal di kompetisi Indonesia saat ini untuk pemain asing adalah tiga pemain bagi masing-masing klub. Dan, kebijakan ini untuk jangka panjang, bukan satu atau dua tahun saja. Mengingat, kebijakan ini pastinya juga akan mempengaruhi sisi perencanaan bisnis klub, dan kualitas kompetisi.
Apakah Anda setuju dengan pilihan mayoritas pembaca Goal Indonesia? Atau Anda memiliki pendapat tersendiri? Sampaikan kepada kami dengan mengisi kolom komentar di bawah ini.

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.