HNK Rijeka Bantah Tuduhan Rasisme Manchester City

Topics

Klub asal Kroasia ini sempat dituduh telah melakukan pelecehan rasisme terhadap pemain junior City dalam sebuah laga persahabatan.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
HNK Rijeka membantah segala tuduhan yang menyebut jika klub asal Kroasia ini telah melakukan pelecehan rasisme terhadap pemain Manchester City U-21 dalam sebuah laga persahabatan, pada Selasa (22/7) malam waktu setempat.
Laga yang dilangsungkan di Novigrad, Kroasia itu harus ditunda karena ada dugaan insiden rasisme. Pelatih City U-21 Patrick Vieira dan pemainnya memilih meninggalkan lapangan saat menjelang turun minum setelah gelandang mereka, Seko Fofana, dilaporkan menjadi korban rasisme oleh seorang pemain Rijeka.
Sehari setelahnya, Rijeka mengeluarkan pernyataan resmi bahwa mereka tak mungkin melakukan tindakan rasisme tersebut karena mereka sendiri punya pemain berkulit gelap. “Rijeka sendiri punya enam pemain Nigeria di dalam tim,” demikain statement dari Rijeka.
“Kami juga sudah lama bekerja sama dengan FARE (Badan Anti-Rasisme Sepakbola di Eropa) untuk mendukung kampanye melawan rasisme dan kami mengutuk insiden semacam itu.”
Ranko Buteka, pelatih Rijeka, menilai alasan di balik walk out para pemain dan ofisial City U-21 itu adalah karena mereka tengah tertinggal 1-0 dan Fofana diusir wasit akibat pelanggaran keras.
“Setelah mencetak satu gol, kami tetap tampil dominan dan membuat banyak peluang. Mereka lalu tampil lebih agresif yang berujung pada kartu merah. Ini adalah sesuatu yang jarang terjadi di sebuah laga persahabatan. Mungkin mereka mengharapkan rival yang lebih enteng, tetapi kami tidak mau dianggap seperti itu,” ujar Buteka.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics