Hull City Terdegradasi, Steve Bruce Pasrah

The Tigers terpaksa terjerembab ke divii Championship usai bermain 0-0 dengan Manchester United yang dibarengi dengan kemenangan Newcastle atas West Ham.

Dipastikannya Hull City terdegradasi dari Liga Primer Inggris membuat sang manajer Steve Bruce mengaku kecewa sekaligus pasrah terkait masa depannya di klub.

Dalam laga pamungkas di KC Stadium, Minggu (23/5), pasukan Bruce hanya sanggup bermain imbang tanpa gol melawan Manchester United yang bermain dengan sepuluh pemain akibat kartu merah Marouane Fellaini.

Sebuah kemenangan atas United sebenarnya tetap tidak mampu menolong Hull dari jeratan relegasi karena di saat bersamaan pesaing papan bawah mereka, Newcastle United, sukses menekuk West Ham United 2-0 untuk mengamankan status top-flight. Dari 12 bulan yang lalu menjadi finalis Piala FA, kini The Tigers harus mengakhiri dua tahun kiprahnya di Liga Primer Inggris.

“Harus diakui, kami memang tidak cukup baik. Ini tidak sesuai perkiraan saya di awal musim. Saya kecewa dengan apa yang terjadi. Ini adalah pengalaman menyesakkan,” tutur Bruce selepas laga.

Bruce juga mengaku masih buta terkait masa depannya di klub. “Saya memiliki hubungan baik dengan pemilik klub [Assem Allam], namun saya tahu saya sudah mengecewakannya. Dalam sepakbola, kontrak baru ini [yang disepakati pada Maret lalu] tidak berarti apapun,” katanya.

Kekecewaan serupa dituturkan oleh kapten Hull, Michael Dawson. “Kami terdegradasi bukan karena laga hari ini, karena kami punya 37 kesempatan di laga sebelumnya namun gagal memanfaatkannya. Ketika saya datang kemari [dari Tottenham pada musim panas lalu], saya tidak menyangka hal ini terjadi. Ini sulit diterima,” tandasnya.