Ini Cara Manchester United Atasi Isu Trademark Jose Mourinho

Merek dagang Mourinho yang masih dimiliki Chelsea menghambat kepindahan sang manajer ke Old Trafford.

Proses kepindahan Jose Mourinho sebagai manajer Manchester United belakangan ini terganggu oleh isu trademark atau merek dagang sang manajer yang hingga kini masih dimiliki oleh Chelsea.

Seperti diketahui, Mourinho menjual namanya ke Chelsea pada 2005 untuk dijadikan merchandise klub seperti poster, cangkir, casing ponsel, hingga boneka beruang. Chelsea masih memegang trademark Mourinho hingga 2025. Isu merek dagang ini pada akhirnya membuat peresmian Mourinho ke Old Trafford terus tertunda-tunda.

Negosiasi antara United dan agen Mourinho, Jorge Mendes, untuk membahas masalah ini sudah memasuki hari keempat sejak pemecatan Louis van Gaal. Padahal, Mourinho dilaporkan sudah mencapai kesepakatan personal dengan United.

Menurut pengacara olahraga Carol Couse, United bisa dengan cepat menuntaskan masalah ini, yakni dengan membeli trademark Mou dari Chelsea yang tentu akan melibatkan jutaan poundsterling. Couse sendiri pernah bekerjasama dengan United ketika mengurusi hak citra Angel Di Maria yang diboyong dari Real Madrid.


“Terdapat alternatif, yakni United mendapatkan lisensi jangka pendek [seperti yang dilakukan oleh Internazionale dan Real Madrid]. Tetapi saya pikir, Manchester United ingin menguasai trademark ini. Mereka tentu bisa melakukan ini, namun harus ada penyerahan hak milik [dari Chelsea ke United] dan membutuhkan dana yang jauh lebih besar,” tutur Couse.

“Ketika Jose Mourinho berkarier di Inter dan Real Madrid, kedua klub itu memakai namanya dan Chelsea mengizinkannya melalui lisensi. Tetapi pada kasus ini, Chelsea sepertinya ingin mengincar uang yang lebih besar [dengan menjual trademark Mourinho ke United],” jelas Couse.

Tidak hanya isu trademark, proses kepindahan Mourinho ke United juga terhalang dengan masalah sponsor. Mourinho, yang memiliki kontrak komersial dengan Jaguar dan Hublot, berpotensi bentrok dengan United yang disponsori oleh produsen mobil dan jam tangan lainnya, yakni Chevrolet dan Bulova.