Ini Penjelasan Kurnia Meiga Soal Sikapnya Terhadap Suporter Semen Padang

Kurnia Meiga mengatakan hanya ingin penonton berhenti melempari bench pemain Arema.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG Ikuti di twitterArema Cronus memang mampu menang atas Semen Padang dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Indonesia Super League [ISL] 2014 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Selasa (29/4). Namun di sisi lain, kemenangan tersebut masih menyisakan bekas negatif.Pasalnya, pada laga itu kiper Arema, Kurnia Meiga Hermansyah, memberikan respons berlebihan kepada penonton tuan rumah. Bahkan, kiper berusia 23 tahun itu kedapatan mengacungkan jari tengah ke arah suporter Semen Padang, usai laga sebelum memasuki ruang ganti.Dikonfirmasi Goal Indonesia, kiper yang sudah di Arema sejak 2009 itu menyatakan aksi tersebut dia lakukan untuk menghentikan suporter tuan rumah, yang terus melempari bench pemain Arema. Kejadian ini bermula saat Irsyad Maulana dan Hendra Bayauw berseteru hingga wasit Dodi Setya Purnama mengeluarkan keduanya."Saat Irsyad dikeluarkan, penonton terus melempari kami, termasuk mengarah kepada bench. Saya hanya ingin mereka berhenti. Karena itu saat ada lemparan air mineral saya menendangnya," kata Kurnia Meiga, membela diri."Lemparan masih berlanjut dan saya coba tendang bola ke arah tribun, ya ke arah tribun bukan ke arah penonton. Namun hal ini membuat seluruh stadion mengolok-ngolok kita," kiper timnas Indonesia itu menjelaskan.Lebih lanjut, Meiga mengatakan teror yang dilakukan pendukung tim tuan rumah sangat mengganggu timnya. Tentu hal ini berbeda dengan serangan verbal yang sudah sering dia hadapi di pelataran kompetisi ISL.Ketika situasi pertandingan kondusif kembali, laga kemudian dilanjutkan hingga Kurnia Meiga berhasil menggagalkan tendangan penalti yang dilakukan oleh Esteban Vizcarra. Meiga pun membantah aksi selebrasinya usai menggagalkan penalti Vizcarra adalah bentuk provokasi. Menurutnya, aksi itu adalah ekspresi kegembiraan. "Saya tidak melakukan provokasi usai tendangan penalti. Kami hanya gembira karena bermain bagus dan menang di kandang lawan," tutupnya. (gk-48)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.