Inilah Profil Keempat Kandidat Presiden Barcelona

Topics

Pemilihan presiden Blaugrana untuk masa bakti enam tahun ke depan akan digelar lima hari lagi, dan inilah mereka yang akan bersaing memperebutkan takhta di Camp Nou...

Kompetisi menuju kursi nomor satu FC Barcelona telah bergulir. Empat dari tujuh kandidat awal mendapat dukungan memadai untuk maju ke pemilihan pada 18 Juli mendatang dan akan bersaing memperebutkan tongkat kendali The Catalans untuk enam tahun ke depan.

Untuk lolos ke proses pemilihan final, para kandidat perlu mengamankan 2.534 tanda tangan dukungan dari socio (anggota klub) dan tiga orang - Joan Batiste, Jordi Farre, serta Jordi Majo - gagal memenuhi target tersebut saat dilakukan penghitungan pekan lalu.

Batista, ketua pergerakan Seguiment FCB, sebelumnya tampak telah mengumpulkan support memadai tapi ternyata hanya 2.518 tanda tangan yang tervalidasi dan ia digagalkan oleh kekurangan 16 suara. Farre (2.033 tanda tangan) dan Majo (1.024) juga tersingkir dari persaingan.

Dengan demikian, tersisa empat kandidat, yakni penguasa terkini Josep Maria Bartomeu, mantan presiden Joan Laporta, penantang terdahulu Agusti Benedito, dan eks juru bicara Barca Toni Freixa. Berikut ini Goal mengulas profil singkat dari keempat figur tersebut beserta rencana mereka untuk Blaugrana jika resmi terpilih pada 18 Juli.
 

JOSEP MARIA BARTOMEU

Josep Maria Bartomeu mengambil alih kepemimpinan dari Sandro Rosell pada Januari 2014 setelah nama terakhir meletakkan jabatan presiden akibat kesepakatan kontroversial untuk mendaratkan Neymar ke Camp Nou.

Kendati sebenarnya tidak dipilih oleh para socio Barca, Bartomeu memimpin klub melewati periode sulit, menghadirkan ketenangan dalam masa pergolakan dan mempertahankan keyakinan pada Luis Enrique di tengah derasnya tekanan untuk memecat sang pelatih pada Januari.

Pada akhirnya, Barca bangkit untuk mengklaim treble , menjuarai La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions, dan Bartomeu kini menjadi favorit kuat untuk memenangi pemilihan pada 18 Juli.

Pria 52 tahun itu mundur dari kursinya bulan lalu untuk berkonsentrasi pada kampanye pilpres baru, tapi telah mendatangkan Arda Turan dari Atletico Madrid (sesuai permintaan Luis Enrique) dan berjanji Barca akan membelanjakan €60 juta untuk pemain-pemain baru setiap musimnya jikalau ia terpilih.

Ia juga mengklaim model finansial terkini bisa mendatangkan pemasukan sekitar €1 miliar per tahun hingga 2021, sementara timnya juga mengungkapkan klub terbuka dengan kemungkinan untuk menyudahi ikatan dengan sponsor terkini dari Qatar pada 2016.
 

JOAN LAPORTA

Joan Laporta membawa Barca menuju era keemasan pada periode pertamanya, dengan memercayakan tongkat kepelatihan kepada Frank Rijkaard dan kemudian Pep Guardiola di Camp Nou.

Laporta mengikrarkan janji untuk mendatangkan Paul Pogba ke Barca jika memenangi pemilihan pada 18 Juli, dan ia juga mengklaim Lionel Messi akan jadi yang paling bahagia kalau ia mendapat mandat kedua untuk memimpin klub.

Pengacara 53 tahun ini mengatakan ia akan mengembalikan La Masia ke masa jaya seperti sedia kala, sementara ia juga meyakini klub mesti menghormati filosofi Johan Cruyff dan ingin memboyong kembali sang legenda Belanda (yang sebelumnya jadi konsultan pada periode pertama Laporta) apabila ia terpilih kembali kali ini.

Sang mantan presiden juga berencana mendatangkan Eric Abidal sebagai direktur olahraga dan telah mengatakan bahwa, di samping Pogba, ia dan eks bek Prancis itu telah memiliki beberapa target pemain baru untuk proyek yang diusungnya.

Laporta berniat memperkuat kesepakatan klub dengan UNICEF (yang notabene diprakarsai oleh dirinya sendiri pada periode pertama kepresidenan) dan ingin mengembalikan logo program PBB itu ke tempat semula di seragam tim. Dia juga berhasrat mendongrak identitas Catalan di Barca, yang menurutnya telah merosot di bawah direksi yang dipimpin Rosell juga Bartomeu.
 

AGUSTI BENEDITO

Agusti Benedito adalah pebisnis Catalan yang telah lama dikaitkan dengan FC Barcelona. Sebagai co-founder Elefant Blau, grup yang membuat mosi kecaman untuk menentang presiden Josep Lluis Nunez pada 1997, Benedito bekerja di bawah Joan Laporta di Barca dari 2003 tetapi mengundurkan diri pada 2009 karena perselisihan dengan sang bos dan dewan direksi.

Benedito sendiri ikut bersaing meramaikan pilpres pada 2010, tapi finis kedua di antara empat kandidat, kalah oleh Sandro Rosell yang meraih keunggulan mutlak 60 persen dari vote keseluruhan.

Pria 51 tahun ini meyakini kesepakatan sponsor dengan Qatar merusak imej Barca, dan ia juga mengkritik pembelian Arda Turan jelang pemilihan 18 Juli mendatang.

Benedito, yang berada di peringkat ketiga dalam poll terbaru dengan total dukungan kurang dari 4 persen, mengklaim gelandang Paris Saint-Germain Marco Verratti sebagai target utamanya jika ia memenangi pemilihan dan mengaku telah menjalin kontak dengan agen sang pemain terkait kemungkinan transfer.

Seperti halnya Laporta, Benedito menyatakan keinginan untuk memperkuat La Masia dan membangkitkan skuat junior klub yang belakangan terpuruk, dan ia mengklaim Pep Guardiola serta Johan Cruyff akan disambut kembali di Camp Nou di bawah kepemimpinannya. Ia juga bersikap terbuka pada kemungkinan mengembalikan UNICEF ke bagian depan seragam tim alih-alih sponsor komersial.
 

TONI FREIXA

Toni Freixa bekerja dengan Sandro Rosell dan Josep Maria Bartomeu sebagai juru bicara Barcelona antara 2010 dan 2014, tapi namanya baru mencuat usai membuat klaim bahwa Tito Vilanova lebih unggul dalam perbandingan dengan Pep Guardiola.

Saat Bartomeu naik takhta menyusul pengunduran diri Rosell, Freixa mendapat peran baru di direksi Barca dan dituding sebagai "kapal selam Bartomeu" oleh Joan Laporta - istilah itu merujuk kepada seorang calon alternatif yang semata-mata diposisikan hanya untuk mengambil vote dari kandidat lain sekaligus memperkuat posisi mantan atasannya itu.

Freixa mengklaim ia berencana mengubah Barca menjadi merek utama dunia, dan ia pun ingin memperkuat La Masia, meningkatkan kekuatan para socio dan terus mendatangkan pemain-pemain terbaik di dunia ke Camp Nou.

Sang eks jubir saat ini menempati peringkat terakhir dalam poll dan pada dasarnya tidak memiliki peluang untuk menang pada Juli 18, namun ia kemungkinan besar akan mengemban sebuah peran di Camp Nou kalau Bartomeu terpilih kembali musim panas ini.

Pria 47 tahun itu mengumumkan bahwa bekas gelandang Barca Jose Mari Bakero akan menjadi direktur olahraga pilihannya, sementara agen Marco Verratti baru-baru ini mengutarakan ia telah berbicara dengan Freixa lewat telepon mengenai kemungkinan transfer untuk sang gelandang jika ia menjadi presiden.