Iwan Budianto Sebut Arema Cronus Harus Belajar Lagi

Kekalahan dari membuat manajemen Singo Edan ingin mencari pemain baru untuk menambal kekurangan yang ada.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG Ikuti di twitterCEO Arema Cronus Iwan Budianto menerima dengan lapang dada kekalahan 2-1 Singo Edan dari Semen Padang, Rabu (21/5) malam. Sosok flamboyan ini menyebutkan, Arema akan belajar lebih baik lagi.Dalam keterangannya kepada wartawan, Iwan tidak mau menyalahkan banyaknya pilar yang absen saat bermain. Sebab, itu adalah sebuah risiko yang harus diterima oleh sebuah tim.“Kita bermain dengan materi yang bukan sebenarnya, karena ada tujuh pemain yang absen. Namun, hal ini bukan sebagai alasan utama, karena memang inilah sepakbola,” ujar Iwan.“Ketika kami mendapatkan hasil buruk, maka semuanya dipastikan salah di mata orang lain. Namun saat kami mampu menang tanpa Gustavo [Lopez] ataupun [Ahmad] Bustomi, semuanya menjadi benar. Apapun itu kekalahan memang harus bisa diterima.”CEO berusia 40 tahun itu tidak ingin anak buahnya larut dalam kesedihan, karena Singo Edan dipersiapkan untuk merengkuh gelar juara ISL.“Dalam sebuah liga dengan sistem turnamen seperti ini, sangat wajar jika tujuan utama dari Arema adalah memenangkan kompetisi. Memang idealnya dilalui dengan kemenangan. Namun, tetap kemenangan tidak bisa dipaksakan, dan kita mengalami kekalahan. Tetapi, kesempatan Arema untuk memenangkan kompetisi masih terbuka lebar,” tutur pria yang sempat menjadi manajer di Persik dan Persisam ini.Karena itulah, untuk mengatasi kejadian seperti ini lagi, Arema berniat mendatangkan pemain baru yang sudah direkomendasikan sesuai kebutuhan Arema saat ini.“Tentang pemain baru ini, manajemen sangat berhati-hati sekali dengan yang akan masuk. Karena prinsipnya, yang direkrut harus lebih baik dibandingkan yang sudah ada. Sebenarnya tim Arema saat ini sudah dalam posisi ideal, meski jumlahnya tidak sebanyak tim lain. Jika kita merekrut pemain yang kualitasnya di bawah pemain yang ada saat ini, itu akan membuat pemain yang ada merasa disingkirkan. Kami tidak ingin hal itu terjadi,” papar Iwan.“Siapa yang datang, yang jelas ada dua nama yang saat ini sedang intensif kita dekati. Semoga dalam satu atau dua hari ke depan kami bisa mengumumkan kepada teman-teman semua. Karena kita tidak mungkin mengumumkannya sekarang, kecuali dia sudah tanda tangan kontrak.” (gk-48)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.