Jacksen F Tiago Berharap Persebaya Surabaya Kembali Bangkit

Jacksen berharap stakeholders sepakbola Indonesia tidak saling berkelahi lagi di masa mendatang.

Mantan pelatih timnas Indonesia Jacksen F Tiago berharap kongres pemilihan PSSI pada 17 Oktober berjalan lancar. Jacksen juga menginginkan Persebaya Surabaya bisa kembali berkompetisi.

Jacksen mengatakan, hasil kongres nantinya diharapkan membuat para petinggi sepakbola Indonesia tidak saling 'berkelahi'. Banyak orang kuat di sepakbola nasional yang harus bersatu membangun sepakbola, karena Indonesia mempunyai potensi.

“Indonesia adalah negara kedua saya setelah Brasil. Saya lama di sini, dan selalu ingin sepakbola Indonesia maju. Saya ingin suatu saat Indonesia bisa bermain di Piala Dunia. Semua pihak dari operator kompetisi hingga timnas harus bisa bersatu, tidak berjalan sendiri-sendiri,” tutur Jacksen.

“Ini bisa diwujudkan jika semuanya bersatu, tidak terpecah belah seperti sebelumnya. Caranya? biarlah orang-orang yang memiliki organisasi memikirkan yang terbaik buat Indonesia, saya adalah orang lapangan.”

“Saya besar di sepakbola Surabaya, dan tentu ingin Persebaya juga bisa bangkit kembali melalui Kongres. Sudah lama di Surabaya kehilangan kegairahan, karena tidak ada klub. Dulu setiap ada pertandingan di sore hari, pagi hari di Surabaya sudah semarak, dan saya ingin semuanya kembali normal.”

Jacksen pun mengaku tidak menutup pintu untuk melanjutkan karier kepelatihan di Indonesia. Hanya saja, saat ini Jacksen belum memikirkan hal itu, karena sedang menangani tim Indonesia yang akan berlaga di festival Danone Nations Cup (DNC) 2016 di Prancis.

“Saya ini pelatih, dan saya punya kemampuan. Saya berharap bisa melatih tim di Indonesia pada musim mendatang. Saat ini belum ada tawaran, dan saya masih enjoy di sini. Namun, konsentrasi untuk itu [melatih] masih belum ada, karena saat ini saya berkonsentrasi membenahi mental dari anak-anak di usia dini,” terang Jacksen.

“Saya kemarin dihubungkan dengan Persegres Gresik [United]. Tapi saat itu bukan pilihan yang tepat untuk melatih kembali. Saya hormat kepada orang-orang di Gresik, karena saya pernah menjadi bagian di sana.”