Jacksen F Tiago: Pemain Terlalu Terburu-Buru

Persipura dan Perseru merasa puas dengan raihan satu angka di laga pamungkas mereka di putaran pertama.

LIPUTAN PAUL KARMA DARI JAYAPURA Pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago menyayangkan banyak peluang terbuang percuma ketika bermain imbang tanpa gol melawan Perseru Serui di Stadion Mandala, Kamis (8/5)).Persipura yang tampil sebagai tim tamu di laga ini mampu memberikan tekanan berarit ke pertahanan Perseru. Sejumlah peluang diperoleh tim Mutiara Hitam, namun tak membuahkan gol. Jacksen mengaku bersyukur dengan raihan satu angka, tapi menyayangkan sejumlah peluang terbuang.“Kami bersyukur mendapat poin satu pada peretandingan ini. Sebenarnya banyak peluang yang kami peroleh, hanya saja pemain kami kurang tenang, dan terburu buru dalam mengambil keputusan,” ujar Jacksen.“Menurut saya, kami kita kurang kerjasama. Banyak peluang, tapi faktor pemain kurang tenang, dan terlalu terburu buru dalam mengambil keputusan. Seharusnya ketika mendapat peluang, bisa diberikan kepada teman.”Usai menyelesaikan putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2014 dengan menempati peringkat tiga klasemen wilayah timut, Persipura kini mengalihkan fokus ke 16 Besar Piala AFC melawan Yangon United (Myanmar) di Stadion Mandala pekan depan.“Target kami adalah empat besar, dan memang tidak mudah, karena ada delapan tim yangg juga memiliki peluang yang sama. Intinya Kita bersyukur dengan hasil ini,” kata Jacksen.“Setelah ini, tantangan kami yang paling berat adalah pertandingan tanggal 13 [Mei] di Piala AFC, di mana kami harus berusaha lolos ke putaran berikutnya, sehingga kami harus fokus untuk laga itu.”Sementara itu, pelatih caretaker Perseru Choirul Huda mengaku bersyukur dengan hasil imbang, mengingat sejumlah pemain mereka dibekap cedera usai bermain di Yogyakarta. “Kami sanggat bersyukur dengan hasil ini, meski kami sebagai tuan rumah. Kami tidak punya stok pemain yang banyak. Saat melawan Persiram [Raja Ampat] beberapa waktu lalu, sejumlah pemain kami sedikit mengalami masalah,” ungkap Choirul.“Kami kehilangan sejumlah pemain pilar, seperti Okto [Oktovianus Maniani] yang cedera, Liston Fonataba, Alex Yarangga, dan Yoksan Ama. Ini memang sangat berpengaruh bagi tim. Cornelis Gedy yang diplot untuk mengisi posisi Yoksan, belum bisa menjalankan dengan baik.”“Hasil ini menjadi modal penting bagi kami untuk mempersiapkan tim menghadapi putaran kedua nanti.”Choirul menduduki kursi pelatih sementara menggantikan Robby Maruanaya yang dipecat manajemen tim beberapa hari sebelum laga. Menurut Choirul, kondisi itu tidak mempengaruhi tim.“Sama sekali tidak. Kita lihat saja, pemain bermain sangat lepas, dan tidak terlihat terbebani,” tegas Choirul. (gk-58)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.