Joan Laporta: La Masia Bakal Hancur Di Tangan Josep Maria Bartomeu

Topics

Usai gagal memenangi pilpres, Joan Laporta menyebut Barcelona saat ini berada di tangan orang yang salah.

Joan Laporta memprediksi akademi La Masia milik Barcelona bakal mengalami kemunduran dan hancur di bawah kepemimpinan presiden terpilih Josep Maria Bartomeu.

Sabtu (18/7) kemarin, Bartomeu sukses mengalahkan Laporta dalam pemilu presiden dengan keunggulan lebih dari 20 persen suara. Dengan demikian, Bartomeu meneruskan jabatannya sebagai orang nomor satu klub setelah menggantikan Sandro Rosell pada 2014.

Namun Laporta, yang pernah memimpin Barcelona pada periode 2003 hingga 2010, merasa khawatir kemenangan Bartomeu ini berdampak negatif pada La Masia yang selama ini dikenal menjadi identitas klub menyusul banyaknya pemain akademi yang dipromosikan ke tim utama.

“Saya ingin berterima kasih kepada socios yang memilih dan mendukung saya. Saya ingin mengucapkan selamat kepada pemenang pemilu sekaligus ingin menjelaskan ada dua model klub yang berbeda,” tutur Laporta kepada Marca, Minggu (19/7).

“Saya ingin membawa klub tidak dipimpin oleh presiden yang sedang diusut hukum [akibat skandal transfer Neymar] di mana ia merupakan antek Qatar dan akan menghancurkan La Masia. Namun saya tidak bisa. Pada akhirnya, saya harus menerima hasil ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, dalam kampanye pilpres tersebut, Laporta mengutarakan keinginannya untuk menghentikan kerjasama dengan sponsor saat ini, Qatar Airways, dan juga merekrut gelandang Juventus Paul Pogba.

 

Topics