Joko Susilo: Arema Cronus Tidak Mandul

Joko menggeber latihan kerjasama antara striker dan pemain sayap agar produktivitas gol menjadi lebih baik.

Kendati menyebut Arema Cronus tidak mandul, pelatih Joko Susilo menggeber latihan penyelesaian akhir agar bisa mendapatkan hasil maksimal saat berlaga di turnamen Piala Presiden 2015.

Sebelumnya, lini depan Arema tidak tampil bagus untuk menyelesaikan sejumlah peluang emas saat melawan Gresik United. Karena itu, dalam latihan di Stadion Kanjuruhan kemarin, porsi kerjasama penyelesaian akhir ini tetap digeber.

Menurut Joko, latihan seperti itu adalah hal yang lumrah. Kerjasama satu-dua antara striker dan pemain sayap yang melepaskan umpan silang, serta latihan penempatan posisi saat bola itu dilepaskan, perlu ditingkatkan.

“Sebenarnya tidak benar juga menyatakan lini depan Arema mandul, karena kemarin hanya laga uji coba. Jangan juga dibandingkan ketika melawan Bali United [Pusam] yang kita kalah 1-0. Di turnamen Banyuwangi, kita sukses mencetak banyak gol,” kata Joko.

Selain finishing, Joko juga melatih anak buahnya mengeksekusi, dan menghadang tendangan penalti sebagai antisipasi terhadap regulasi pertandingan yang tidak mengenal laga berakhir imbang.

“Tim dibagi menjadi dua untuk latihan penguasaan bola. Kemudian juga ada kombinasi permainan, karena mungkin kita nanti akan melawan tim yang bermain bertahan, seperti Gresik kemarin, sehingga perlu latihan membongkar pertahanan lawan. Yang ketiga adalah latihan tendangan penalti. Kita sudah persiapkan segala sesuatunya,” tutur Joko.

“Arema kini ada lima kiper, kita siapkan segala kemungkinan. Tidak kebanyakan kok jumlah itu, karena range kemampuannya berbeda. Ada yang dari U-21 untuk mendapatkan pengalaman dari seniornya.” (gk-48)

Topics