Jose Mourinho: Financial Fair Play Lindungi Klub Besar

Imbas penerapan FFP tak sesuai dengan tujuan awal.

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter

Dalam pandangan Jose Mourinho, imbas dari penerapan Financial Fair Play (FFP) justru berlawanan dengan tujuan awal aturan tersebut yang menginginkan persaingan lebih sehat.

Pasalnya, klub-klub kecil jadi tak mampu mendobrak kemapanan deretan tim elite dengan cepat melalui suntikan bujet dari investor kaya sehingga pada praktiknya FFP malah melindungi klub besar dari jangkauan "pesaing baru".

"Saya pikir Financial Fair Play adalah kontradiksi karena, ketika sepakbola memutuskan untuk menerapkan Financial Fair Play itu adalah untuk menempatkan tim-tim dalam kondisi setara untuk bersaing," ujar manajer Chelsea itu kepada Yahoo.

"Namun apa yang sebenarnya terjadi dengan Financial Fair Play adalah proteksi untuk klub-klub historis, tua, yang mempunyai struktur finansial, struktur komersil, semua yang telah dibangun berdasarkan kesuksesan historis selama bertahun-tahun."

"Dan klub-klub 'baru' - saya menyebut mereka klub-klub 'baru', mereka dengan investasi baru - mereka tak bisa dengan cepat berada dalam level yang sama. Klub-klub dengan pemilik baru tak bisa langsung menyerang kontrol dan dominasi klub-klub besar ini."

Lantas, termasuk ke dalam kategori mana Chelsea?

"Chelsea bukan klub besar, tua, historis, tapi juga bukan klub dengan pemilik baru," kata Mou.

"Ini klub dengan pemilik sama selama lebih dari sepuluh tahun. Sebuah klub dengaan sejarah penting, juga stabilitas luar biasa, dan saat ini saya pikir kami hanya sedikit di bawah mereka [klub elite]."

addCustomPlayer('1vvpv8cxofvw716lrlk6cvq380', '', '', 620, 540, 'perf1vvpv8cxofvw716lrlk6cvq380', 'eplayer4', {age:1407083817233});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.