Jose Mourinho Merasa Dikhianati Pemain

Topics

Mourinho menegaskan pemain bertanggung jawab atas kekalahan ini karena tidak mengikuti instruksinya dengan benar.

Jose Mourinho menyebut para pemainnya di Chelsea menghancurkan pekerjaannya setelah Leicester City memaksa juara bertahan Liga Primer Inggris menelan kekalahan kesembilan di King Power Stadium, dini hari tadi. 

Gol-gol Jamie Vardy dan Riyad Mahrez cukup bagi skuat Claudio Ranieri kembali ke puncak klasemen, sekaligus menempatkan Chelsea, yang hanya mampu membalas lewat Loic Remy di menit 77, hanya satu poin di atas zona degradasi setelah 16 pertandingan. 

Mourinho menegaskan pemain bertanggung jawab atas kekalahan ini karena tidak mengikuti instruksinya dengan benar. 

“Saya pikir [Leicester] pantas menang karena mereka lebih baik dari kami di periode yang lebih lama,” tukas bos The Blues kepada Sky Sports

“Kami tim terbaik selama 20, 25 menit atau maksimal setengah jam. Mereka tim terbaik selama sekitar sejam, sangat konsisten, sangat fokus tidak membuat kesalahan, agresif dengan semua orang main dengan intensitas tinggi, mental besar dan sulit untuk kami. 

“Lalu kami kebobolan dua yang tidak dapat diterima bagi saya, karena saya tahu salah satu kualitas terbaik saya adalah membaca pertandingan para pemain saya, untuk membaca lawan, mengindentifikasi setiap detil mengenai lawan. 

“Dua gol ini, pergerakan Vardy diantara dua bek tengah, crossing dengan kaki kiri, dimana kami berduel satu lawan satu padahal saya inginksn satu lawan dua, karena saya ingin seorang gelandang datang dan membantu. Dua gol ini sangat sulit diterima, sebuah frustrasi besar karena saya merasa pekerjaan saya dikhianati,” cetusnya.