Kehilangan Pemain Asing, Persela Lamongan Santai

Mudji tidak ambil pusing dengan kendala administrasi pemain asing,karena kontestan lainnya bernasib sama.

Kegagalan menurunkan Franck Ongfiang dan Banaken Bassoken di turnamen Piala Presiden 2015 tidak membuat manajemen Persela Lamongan pusing, dan tetap optimistis meraih hasil bagus.

Persela terpaksa melepas Ongfiang dan Bassoken akibat terganjal kartu izin tinggal terbatas (KITAS). Dengan demikian, Laskar Joko Tingkir hanya diperkuat satu pemain asing, Mamadou Lamarana Diallo.

“Dari tiga pemain asing, hanya KITAS Mamadou yang tidak bermasalah. Sementara Ongfiang dan Banaken, tidak bisa memenuhi persyaratan Kitas yang ditentukan,” ujar sekretaris tim Mudji Santoso.

“Mau bagaimana lagi, setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata KITAS Ongfiang dan Banaken tidak sesuai persyaratan yang ditentukan. Padahal, mereka sudah ikut kami berlatih dalam masa persiapan kemarin.”

Meski gagal diperkuat Ongfiang dan Bassoken, Mudji cukup optimistis Persela masih mampu berbicara banyak di Grup B, dan bersaing dengan tuan rumah Arema Cronus, Sriwijaya FC, serta PSGC Ciamis.

“Saya kira tim lain juga punya masalah yang sama seperti kami. Jadi, saya masih optimis Persela masih akan mampu bersaing, dan mendapatkan tiket ke babak selanjutnya,” beber Mudji.

“Kami masih coba mencari pemain pengganti, karena diberi waktu sampai Senin [31/8]. Tapi kalaupun tidak ada, ya kami coba akan maksimalkan pemain yang ada saja, dan pelatih [Didik Ludianto] juga cukup menyadarinya.” (gk-43)

Topics