Kemerosotan Performa Fernando Torres Misteri Sepakbola

Mantan gelandang United ini tak bisa memahami bagaimana performa El Nino dapat menukik begitu tajam.

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter

Bagi Paul Scholes, kemunduran yang dialami Fernando Torres dari sebelumnya mesin gol yang sangat produktif menjadi striker tumpul adalah hal yang sukar dijelaskan.

Sebagaimana diketahui, El Nino tampil trengginas untuk Liverpool setelah diakuisisi dari Atletico Madrid pada 2007 sampai-sampai Chelsea berani merogoh kocek £50 juta, rekor transfer termahal di Inggris saat itu, buat menebusnya pada Januari 2011.

Namun, performa pemain Spanyol itu di Stamford Bridge sangat jauh dari ekspektasi hingga ia dilepas ke AC Milan musim panas lalu. Masa peminjaman dua musim di San Siro setara dengan sisa kontraknya di Chelsea sehingga praktis ia dilego permanen. Bersama Rossoneri juga Torres masih kesulitan menemukan kembali bentuk terbaiknya. Sejauh ini ia baru mencetak sebiji gol dalam sepuluh penampilan Serie A.

"Apa yang terjadi kepada Torres sungguh luar biasa," ujar Scholes kepada London Evening Standard.

"Dari pemain yang ditunjukkannya pada 2009, ketika dia sangat merepotkan Nemanja Vidic di Old Trafford, menjadi pemain yang sekarang, ini merupakan salah satu misteri dalam sepakbola."

"Saya menyadari pada beberapa kesempatan di Chelsea, terutama pada 2011/12, ia memiliki tren bagus dalam mencetak gol. Namun secara keseluruhan penurunannya sangat mencolok. Di level terbaiknya dia adalah tipe pemain yang saya inginkan di United. Kemudian situasi berubah untuknya di Chelsea," tandas legenda Manchester United itu.

addCustomPlayer('k7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', '', '', 620, 540, 'perfk7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', 'eplayer4', {age:1407083307651});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics