Kenapa Manchester United Inginkan Sadio Mane?

Louis van Gaal masih mencari seorang winger pencetak gol dan bintang Southampton ini sesuai dengan kriteria tersebut.

Usai ditelikung Chelsea dalam upaya memboyong Pedro Rodriguez, Manchester United membuat pergerakan untuk winger Southampton, Sadio Mane, demi memenuhi rencana Louis van Gaal menambah kekuatan skuat sebelum jendela transfer musim panas berakhir.

Alasan The Red Devils membidik Mane sangat kentara. Van Gaal masih mencari satu lagi pemain sayap, seperti Pedro dan Memphis Depay, yang mampu menyumbangkan gol. Mane pas dengan kriteria tersebut setelah menunjukkan produktivitas tinggi lewat torehan sepuluh gol dalam 30 penampilan (24 starter) musim lalu.

Namun, dalam dua laga yang telah dimainkan Soton musim ini, Mane (No. 10) lebih banyak diplot yang lebih sentral di belakang striker Graziano Pelle, sebagian dikarenakan Jay Rodriguez masih terkapar akibat cedera. Pemain 23 tahun itu akan memberikan opsi kepada Van Gaal untuk menambah dukungan di area penalti bagi striker tunggal Wayne Rooney, atau bisa juga sebagai bagian dari trio penyokong di belakang sang kapten.
Kebutuhan United akan tambahan penggedor nyata terlihat musim lalu, dan dalam skuat Setan Merah hanya Rooney (12 gol) yang lebih subur ketimbang Mane (10) di Liga Primer 2014/15, itu pun dengan catatan Roo tampil dalam tiga laga lebih banyak. Di samping sang bintang Inggris, hanya Robin van Persie yang mengemas gol dua digit untuk tim Van Gaal pada kampanye kemarin, dan ia sekarang telah hengkang ke Turki.

Kontribusi krusial Mane bagi Southampton musim lalu pun tergambar nyata, mengingat hanya Graziano Pelle (12 gol, dua assist) yang lebih banyak berkontribusi dalam penciptaan gol darinya musim lalu (sepuluh gol, tiga assist).

Pemain Senegal itu juga mengukir tintas emas sebagai pencetak hat-trick tercepat dalam sejarah Liga Primer, dengan tiga kali masuk papan skor dalam tempo hanya dua menit dan 56 detik kontra Aston Villa pada Mei silam.

Kalau United mewujudkan transfer Mane, tetap ada pembenahan yang harus dilakukan dalam permainannya. Southampton melakoni start buruk awal musim ini dan Mane sendiri tak mampu berbuat banyak untuk mengangkaat mereka. Catatan gol serta assist-nya masih nihil, dan ia pun cuma membukukan dua shot on target dalam dua laga.