Kick-Off Piala Kemerdekaan Terancam Diundur

Topics

Tim Transisi menyatakan, peluang kick-off Piala Kemerdekaan diundur lebih dari 50 persen.

Setelah sempat mengalami dua kali pengunduran, Tim Transisi bentukan kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora) kemungkinan besar akan kembali menunda kick-off Piala Kemerdekaan 2015.

Awalnya, turnamen ini rencananya digelar pada 24 Juli, namun mengalami penundaan menjadi 1 Agustus. Tim Transisi kembali memundurkan kick-off menjadi 2 Agustus. Namun setelah bertemu badan olahraga profesional Indonesia (BOPI), kick-off Piala Kemerdekaan kemungkinan kembali diundur.

Koordinator kelompok kerja (pokja) komunikasi Tim Transisi Cheppy T Wartono mengungkapkan, pihaknya terlebih dahulu akan menggelar rapat untuk membahas saran yang diberikan BOPI.

“Kami masih akan membicarakan saran badan olahraga profesional Indonesia dengan semua anggota Tim Transisi, terutama dampak jika Piala Kemerdekaan benar-benar diundur,” ungkap Cheppy.

“Akan segera kami putuskan [setelah rapat]. Kalau dipaksakan, akan jadi preseden tidak baik. Peluang untuk mengikuti saran BOPI lebih dari 50 persen.”

Bila turnamen akhirnya diundur, lanjut Cheppy, maka Tim Transisi akan mempersiapkan diri menghadapi protes dari klub peserta. Salah satu kiatnya adalah memberikan macth fee terlebih dahulu kepada klub yang sudah siap.