Kim Kurniawan Ogah Main Tarkam

Kim juga mengaku sudah kangen dengan suasana latihan bersama tim.

Gelandang Persipasi Bandung Raya, Kim Jeffrey Kurniawan, mengaku ogah untuk bermain tarkam alias antarkampung, seperti yang dilakoni para pesepakbola Indonesia lainnya di tengah vakumnya kompetisi. Pemain berdarah Indonesia-Jerman ini pun memiliki alasan tersendiri mengenai sikapnya itu.

"Saya tidak mau main tarkam, karena saya sadar itu bisa rawan cedera. Apalagi, di kontrak kan ada kami tidak boleh main tarkam. Kalau pertandingan amal seperti ini (laga amal untuk Alfin Tuasalamony) kan berbeda," kata Kim, saat ditemui di sela-sela laga amal untuk Alfin di Lapangan Simprug Pertamina, Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut, mantan pemain Persema Malang ini menuturkan saat ini dirinya hanya berlatih sendiri untuk menjaga kondisi. Dia pun sudah merasa kangen dengan suasana latihan bersama tim.

"Saya paling melakukan gym, tapi memang bosan juga latihan sendiri, sudah kangen dengan suasana latihan bareng dengan teman-teman di tim," ujar pemain berusia 25 tahun itu.

Meski begitu, Kim mengaku tidak pernah menyesal dengan pilihannya untuk berkiprah di Indonesia dan mengubah paspornya menjadi Warga Negara Indonesia. "Saya tetap optimistis sepakbola Indonesia mudah-mudahan bisa lebih baik," ucap mantan pemain FC 07 Heidelsheim tersebut.

Topics