Kisruh Tak Berujung, Sriwijaya FC Pusing

Manajemen PT SOM berusaha mencari solusi untuk menyelamatkan tim agar tidak mati suri.

Manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) dalam waktu dekat akan menggelar rapat akbar untuk menyikapi kisruh antara PSSI dan kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora) yang makin tak berujung.

Komisaris PT SOM Muddai Madang mengungkapkan, rapat tersebut sangat penting digelar untuk memikirkan kelangsungan klub yang saat ini tengah meliburkan tim hingga batas waktu tak ditentukan, dan gaji para pemain sudah dihentikan terhitung sejak Mei.

“Kisruh bisa saja terus terjadi, dan tidak ada hentinya sampai batas waktu yang tidak jelas. Jadi saya pikir kita harus menggelar rapat komisaris besar sebagai pengelola klub ini,” kata Muddai Madang.

“Dengan kondisi kompetisi yang tidak jelas, dan tidak ada dukungan sponsor, tentu ini yang harus dibahas, dan dicarikan solusinya.”

Pria yang juga menjabat sebagai ketua KONI Sumsel ini menambahkan, ia menginginkan skuat Sriwijaya FC tidak dibubarkan, lantaran stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring akan kosong tanpa aktivitas pemain.

“Kami tidak ingin stadion Jakabaring kosong, karena itu markas SFC. Makanya kami mau SFC tetap eksis bagaimanapun caranya. Apakah nanti kita akan mengadakan event untuk mereka. Yang jelas ada kegiatan, dan itu akan kita bicarakan,” urai Muddai.

“SFC tidak mungkin kita bubarkan, karena sulit membentuk tim hingga besar seperti sekarang ini.” (gk-55)

Topics