La Almudena Jadi Peristirahatan Terakhir Alfredo Di Stefano

Ikon Los Blancos yang baru saja berpulang di usia 88 tahun ini mendapat penghormatan terakhir di sebuah pemakaman di pusat kota Madrid.

OLEH

SANDY MARIATNA

Ikuti di twitter

Rabu (9/7) kemarin, Alfredo Di Stefano mendapat penghormatan terakhir setelah dikebumikan di La Almundena, sebuah pemakaman di pusat kota Madrid, Spanyol.

Di Stefano, salah satu legenda sepakbola terbesar, meninggal dunia di usia 88 tahun pada Senin (7/7) akibat serangan jantung. Sebelum dimakamkan, ia terlebih dahulu diarak di stadion Santiago Bernabeu yang disaksikan oleh fans, pemain, mantan pemain, dan petinggi

Los Blancos.

“Mereka [pelayat] memberikan penghormatan terakhir ketika peti mati Di Stefano melewati

box gate

presiden di Santiago Bernabeu. Ia lalu dibawa ke La Almundena untuk dimakamkan. Sementara [presiden] Florentino Perez dan dewan direksi menemani keluarga sang pemain terbesar sepanjang sejarah,” demikian pernyataan resmi dari Madrid.

Dijuluki

Si Panah Pirang

karena kecepatannya semasa berkarier sebagai pemain, pria berkebangsaan Spanyol-Argentina ini membantu Madrid menjadi juara Eropa lima kali secara beruntun dari 1956 hingga 1960, dan juga delapan gelar liga Spanyol. Total, Di Stefano yang pernah menjadi pemain terbaik Eropa dua kali ini sudah mencetak lebih dari 300 gol dalam hampir 400 laga kompetitif bersama Madrid.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics