Lancine Kone Minta Sriwijaya FC Perhatikan Pemain Cedera

Kone menginginkan manajemen klub segera mengambil kebijakan strategis untuk membantu pemain yang cedera.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG Cederanya sejumlah pemain Sriwijaya FC mendatangkan keprihatinan Lancine Kone. Gelandang serang Laskar Wong Kito ini menilai harus ada pembenahan organisasi klub untuk mencegah hal seperti ini terulang.

Kone mengungkapkan, banyaknya pemain cedera disebabkan dokter tim tidak berada di dekat pemain. Seharusnya, lanjut Kone, dokter tim selalu ada, dan stand by melihat kondisi pemainm baik itu setelah latihan maupaun bertanding.

“Saya tidak mengerti, seharusnya pemain yang sakit bisa cepat sembuh kalau ada organisasi bagus. Saya lihat sekarang semua fokus pada lebaran dan tidak fokus dengan situasi tim. Dalam situasi seperti ini, saya pikir bukan masalah pemain saja, tapi juga masalah organisasi,” urai Kone kepada Goal Indonesia.

Kone juga menginginkan, manajemen klub segera mengambil kebijakan strategis untuk membantu pemain yang sakit sekarang dan jangan menunggu satu minggu sebelum pertandigan.

Karena itu, tambah Kone, jalan keluarnya adalah pemain harus meningkatkan kekompakan, dan organisasi permainan agar performa tim lebih baik. Jika hal ini bisa dilakukan, maka siapapun yang nantinya dipilih oleh pelatih untuk menempati posisi di barisan pertahanan bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

“Saya pikir kondisi tim kita memang sedang tidak bagus. Pemain belakang kita tidak ada, karena mereka cedera dan akumulasi kartu. Tapi semua bisa kita lewati dengan baik, asalkan tetap kompak, dan percaya semua akan baik-baik saja," kata Kone.

Terpisah, penjaga gawang Fauzi Toldo menyatakan hal senada. Menurutnya, dengan kondisi seperti ini, semua pemain harus tetap kompak dan menjaga soliditas agar motivasi terus terjaga.

Sebagai palang pintu terakhir, dia mengaku cukup khawatir dengan absennya sejumlah pemain belakang akibat cedera dan akumulasi kartu, sehingga pelatih Subangkit terpaksa melakukan perubahan posisi terhadap sejumlah pemain untuk menyiasatinya.

“Sekarang tinggal kita [pemain] yang harus bermain disiplin, dan menjaga komunikasi antarlini supaya tetap solid," imbuh Toldo. (gk-55)

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.