Laporan Pertandingan: Chelsea 2-0 Tottenham

Chelsea menyabet gelar juara Piala Liga dengan menumbangkan Tottenham Hotspur di Wembley.

Chelsea sukses menyabet gelar juara pertama di musim 2014/15 dengan menaklukkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-0 pada laga final Piala Liga di Wembley. Trofi ini menjadi trofi pertama bagi Jose Mourinho sejak kembali ke Stamford Bridge musim lalu.

Babak Pertama

Tottenham menurunkan skuat terbaik usai disingkirkan Fiorentina dari Liga Europa beberapa hari silam, sementara Chelsea memberi kejutan dengan menampilkan formasi yang cukup unik, John Terry, Kurt Zouma dan Gary Cahill dimainkan bersama pada laga ini.

Spurs mendapatkan peluang emas pertama ketika laga baru menginjak menit kesepuluh, tendangan bebas Christian Eriksen berhasil mengecoh Petr Cech, beruntung bola hanya mencium mistar gawang sehingga skor tidak berubah.

Jika Tottenham bermain sangat agresif, Chelsea tampak lebih tenang dalam membangun serangan dan beberapa kali mengandalkan serangan balik cepat melalui kecepatan Hazard, tetapi peluang yang didapat masih belum dapat menembus ketatnya pertahanan Spurs.

Tensi sempat meninggi ketika laga akan menginjak setengah jam, Diego Costa terlihat jahil ketika menjaga bola saat ditempel Nabil Bentaleb hingga menyulut emosi pemain Spurs tersebut, beruntung wasit mampu meredam suasana sehingga tidak berlarut-larut.

Kedua tim terus sibuk bertarung di lini tengah, tidak banyak peluang yang tercipta, kecuali upaya tembakan jarak jauh tak terarah dari pemain-pemain Spurs, sehingga babak pertama tampak akan berakhir dengan skor tanpa gol.

Namun, hal tersebut tidak menjadi kenyataan ketika The Blues sukses memaksimalkan tendangan bebas di menit ke-45. Eksekusi Willian tidak diantisipasi dengan baik oleh lini pertahanan Spurs, sehingga bola liar mengarah ke Terry yang kemudian langsung melepaskan tendangan voli untuk menaklukkan Hugo Lloris dan mengubah skor menjadi 1-0.

Gol telat itu akhirnya menjadi perbedaan antara kedua tim di paruh pertama.

Babak Kedua

Paruh kedua dimulai dengan intensitas tinggi dari kedua tim, umpan silang mendatar dari Danny Rose nyaris membahayakan tetapi Cech dengan sigap menyambar bola. The Blues langsung balas menyerang dengan pergerakan Hazard di sisi kiri, tetapi umpannya di kotak penalti dibelokkan oleh Eric Dier sehingga tidak ada rekannya yang bisa menyambut bola.

Fabregas kemudian memperlihatkan tekniknya dengan melakukan tendangan salto, tetapi Lloris masih mampu mengebloknya sehingga masih belum tercipta gol tambahan di lima menit pertama babak kedua.

Gol akhirnya tercipta pada menit ke-57, dan The Blues yang berhasil memperlebar keunggulan menjadi 2-0 melalui gol bunuh diri Kyle Walker. Gol tersebut terjadi setelah Diego Costa berupaya mengirim umpan silang dari dalam kotak penalti dan Walker yang menghadangnya mengubah arah bola sehingga mengecoh Lloris.

Tottenham mulai tampak frustrasi karena tidak mampu menembus pertahanan kuat Chelsea, sementara skuat asuhan Jose Mourinho semakin nyaman dan nyaris menambah keunggulan pada menit ke-64, melalui sontekan Hazard di kotak penalti, dan pada menit ke-67 ketika umpan Hazard melaju ke Fabregas yang tidak terkawal di kotak penalti, tetapi sayang eksekusi kedua pemain belum menemui sasaran.

Beberapa menit kemudian, Spurs mulai mampu memberi tekanan-tekanan yang merepotkan bagi pertahanan Chelsea. Beberapa kali umpan silang berbahaya dilepaskan, bahkan oleh Harry Kane, tetapi tidak ada yang berhasil dikonversi menjadi gol.

Harry Kane memperoleh peluang emas di menit ke-87 ketika berhadapan satu lawan satu dengan Cech, tetapi sontekannya berhasil diblok dengan luar biasa oleh kapten John Terry yang dengan sigap melancarkan tekel.

Pada menit-menit akhir, Spurs terus mengurung Chelsea dan kerap menciptakan bahaya di dalam kotak penalti, tetapi para pemain belakang Chelsea terus bermain disiplin dan sigap sehingga keunggulan dua gol berhasil dipertahankan hingga pertandingan usai.