Laporan Pertandingan: FC Internazionale 0-1 Fiorentina

Mohamed Salah pastikan akhiri kutukan Fiorentina di Giuseppe Meazza dalam 15 tahun terakhir.

Fiorentina meraih kemenangan untuk pertama kalinya di markas FC Internazionale dalam 15 tahun terakhir berkat gol Mohamed Salah. Hasil itu juga menghentikan rentetan kemenangan skuat asuhan Roberto Mancini dalam tiga pertandingan Serie A Italia terakhir.

Babak Pertama

FC Internazionale tampak nyaman memainkan bola di lebih mendominasi permainan di paruh pertama, namun meski demikian, Fiorentina yang tampak lebih berbahaya di depan gawang.

Kiper Samir Handanovic bahkan sudah dipaksa melakukan penyelamatan di menit kesepuluh ketika eksekusi tendangan bebas Alessandro Diamanti melewati pagar hidup. Pemain belakang Inter dipaksa bekerja keras untuk menyapu bola yang kerap datang membahayakan di kotak penalti, sementara Handanovic juga mampu meredam peluang tim tamu dengan mengantisipasi umpan-umpan silang yang merepotkan.

Inter, yang tampak lebih banyak menguasai bola, mendapat peluang di menit ke-20 ketika aksi solo Fredy Guarin mampu membawanya ke dalam kotak penalti Fiorentina, tetapi sayang umpan silangnya masih bisa disapu bek lawan.

Guarin kembali melancarkan ancaman bagi Fiorentina dan kali ini nyaris membawa Inter unggul. Pada menit ke-35, pemain asal Kolombia itu mendapatkan ruang untuk melepaskan tembakan jarak jauh, tetapi sayang bola hanya mencium mistar gawang.

Di menit akhir, Khouma Babacar terpaksa ditarik keluar karena menderita cedera hamstring, Mohamed Salah masuk menggantikan pemain asal Senegal tersebut. Tetapi Salah tidak sempat memberi kontribusi karena peluit tanda jeda pertandingan dibunyikan tiga menit setelah ia menginjak lapangan.

Babak Kedua

Fiorentina menggebrak di awal paruh kedua dengan peluang Ilicic di menit ke-48 masih bisa diantisipasi oleh Handanovic. Namun, tujuh menit berselang, gawang Inter akhirnya kebobolan oleh tim tamu.

Mohamed Salah menjadi pemecah kebuntuan di pertandingan ini ketika paruh kedua baru berjalan sepuluh menit, pemain asal Mesir tersebut menyambar bola sapuan Handanovic saat mengantisipasi umpan silang berbahaya dari Pasqual.

Inter mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketinggalan dan hal tersebut dibantu juga oleh La Viola yang memilih untuk mengurangi tekanan dan fokus menjaga keunggulan satu gol.

Roberto Mancini memasukkan Xherdan Shaqiri menggantikan Lukas Podolski, yang tampil kurang memuaskan, saat laga berjalan satu jam. Masuknya pemain asal Swiss itu membuat serangan Inter lebih tajam, sentuhany pertama Shaqiri menjadi tembakan pertamanya di laga ini, tetapi sayang Neto masih bisa mengantisipasinya.

Pada menit ke-72, Icardi membuang peluang emas untuk menyamakan kedudukan setelah tembakannya dari dalam kotak penalti melayang di atas mistar gawang Fiorentina, meskipun ia mendapatkan ruang tembak yang bebas usai mendapatkan sodoran dari Shaqiri.

Shaqiri kembali berperan penting dalam peluang yang didapatkan Inter, dua kali eksekusi bola matinya mampu disambut oleh Nemanja Vidic, tetapi tandukan mantan bek Manchester United itu masih belum menghasilkan gol untuk tim tuan rumah.

Pemain pengganti lain, Rodrigo Palacio, juga menyiakan kesempatan emas mencetak gol di menit ke-84. Pemain asal Argentina tersebut memilih untuk melepaskan tembakan daripada mengirim umpan kepada Icardi yang berada dalam posisi bebas dan lebih menguntungkan, alhasil bola berhasil diamankan oleh Neto.

Peluang-peluang terus didapat Inter di sisa waktu yang ada, tetapi performa apik Neto memastikan La Viola membungkus tiga angka di markas La Beneamata untuk pertama kalinya dalam 15 tahun.