Laporan Pertandingan: FC Porto 3-1 Bayern Munich

Bayern yang tampil tanpa sejumlah pilarnya dipaksa mengakui keunggulan Porto yang sukses menggenggam kemenangan 3-1 di leg pertama babak delapan besar Liga Champions.

Tuan rumah FC Porto meraih modal berharga setelah mengalahkan Bayern Munich 3-1 dalam leg pertama babak delapan besar Liga Champions yang mengambil tempat di Estádio Do Dragão, Kamis (16/4) dinihari WIB.

Di pertandingan ini, raksasa Portugal itu mencatatkan dua gol cepat di sepuluh menit pertama melalui dwigol Ricardo Quaresma memanfaatkan kelengahan lini belakang Bayern. Sementara itu, tim tamu yang tampil tanpa trio andalannya seperti Arjen Robben, Bastian Schweinsteiger dan Franck Ribery hanya mampu membalas babak pertama lewat sepakan Thiago Alcantara selagi Jackson Martinez memupus harapan tim tamu berkat golnya di interval kedua.

Babak Pertama

Porto langsung menggebrak di menit awal dan sukses mendapatkan penalti. Berawal dari kelengahan Xabi Alonso di pertahanan sendiri, bola yang ia kuasai berhasil direbut Martinez hingga pemain asal Kolombia itu mendekati Manuel Neuer yang terpaksa melakukan pelanggaran. Kiper internasional Jerman itu dihadiahi kartu kuning oleh wasit sebagaimana sepakan Quaresma dari titik putih tidak disia-siakan untuk menjadi gol di menit ketiga.

Tak lama berselang, Bayern memperoleh peluang emas lewat sundulan penyerang Robert Lewandowski. Dalam sebuah skema serangan di menit kesembilan, tandukan pemain asal Polandia itu hanya melebar tipis dari gawang kawalan Fabiano.

Sebaliknya, Bayern yang tengah berupaya mencari gol penyama justru kecolongan untuk kali kedua di menit kesepuluh. Kali ini Dante melakukan kesalahan fatal yang mengakibatkan bola yang ia kuasai dicuri Quaresma hingga memudahkannya merangsek masuk kotak penalti dan tanpa cela menaklukkan Neuer untuk mencatkan gol keduanya di pertandingan ini.

Ketinggalan dua gol membuat tim arahan Pep Guardiola lantas melakukan penguasaan bola dengan mencoba menyerang melalui segala lini. Baru di menit ke-28, juara bertahan Bundesliga itu sukses memperkecil keadaan lewat sontekan Thiago memanfaatkan kirimpan umpan Jerome Boateng yang berlari di sektor kanan.

Saat pertandingan menyisakan 12 menit, Porto hampir memperbesar keunggulannya andai tendangan Alex Sandro tidak membentur mistar. Adapun hingga babak pertama diakhiri wasit Carlos Velasco Carballo, tidak ada gol lainnya yang tercipta di Do Dragão.

Babak Kedua

Di paruh kedua, Bayern mencoba untuk menguasai bola seperti yang sudah-sudah. Namun absennya Ribery dan Robben membuat mereka kurang begitu berbahaya saat melakukan tusukan guna menggempur pertahanan lawan.

Dirasa kurang begitu efektif, Guardiola memilih untuk menarik keluar Mario Gotze dengan memasukkan Sebastian Rode. Akan tetapi, tim tamu justru lebih berbahaya dalam menekan dan hampir menjebol gawang Neuer untuk kali ketiga melalui upaya Hector Herrera di menit ke-58. Berawal dari umpan silang Danilo yang bergerak di sektor kanan, sontekan pemain Meksiko itu secara luar biasa dimentahkan Neuer yang masih sigap di garis gawang.

Bayern benar-benar dibuat tak berdaya untuk menghadang laju Porto yang lebih banyak melakukan serangan melalui counter-attack. Di menit ke-65, tim asal Bavaria itu harus kembali kebobolan menyusul gol Martinez. Dalam sebuah skema cepat, Martinez menyambut umpan jauh dari Sandro yang gagal dihalau Boateng untuk kemudian melewati Neuer dan menceploskan si kulit bundar. 3-1 Porto memimpin.

Memiliki waktu tersisa yang cukup banyak, tim tamu terus berupaya untuk memperkecil kedudukan dengan mereka yang menguasai penuh jalannya pertandingan. Di lain pihak, Bayern juga melakukan pergantian strategi dengan memasukkan Holger Badstuber untuk Alonso yang bermain tidak terlalu baik di 16 menit terakhir.

Sampai laga ini memasuki akhir dengan ofisial keempat menambahkan dua menit tambahan waktu, Bayern tetap tidak mampu mencari dua gol penyama dan terpaksa mengakui keunggulan Porto di leg pertama ini.

Adapun, kedua tim akan kembali bertemu enam hari dari sekarang dengan Allianz Arena yang bakal menjadi arena duel untuk leg kedua.