Laporan Pertandingan: Paris Saint-Germain 1-3 Barcelona

Barcelona berhasil melesakkan tiga gol tandang berbalas satu di perjumpaan pertama dengan Paris Saint-Germain dalam perempat-final Liga Champions.

Paris Saint-Germain terkapar saat menjamu Barcelona di Parc des Princes dalam leg pertama perempat-final Liga Champions, Kamis [16/4] dinihari WIB. Torehan Neymar dan sepasang gol Luis Suarez hanya berbalas aksi dari Gregory van der Wiel yang berakhir kemenangan pasukan Catalan 3-1.

Tiga gol tandang ini bakal memberatkan langkah klub asuhan Laurent Blanc itu ketika memainkan leg kedua di Camp Nou nanti. Sementara hasil ini setidaknya membuat pasukan Luis Enrique lebih berpeluang besar merapat ke fase semi-final.

Babak pertama

Paris Saint-Germain memulai laga dengan cukup menjanjikan setelah manuver Blaise Matuidi dan Javier Pastore berakhir tendangan jarak dekat nama kedua. Tapi arah bola belum menjumpai sasaran.

Beberapa saat kemudian, giliran Lionel Messi beraksi. Luis Suarez memberikannya sebuah umpan jitu di depan gawang, tapi sambutan bintang Argentina itu masih melayang di atas mistar tuan rumah.

Namun di menit ke-18 peluang yang diperoleh Barca berbuah gol. Jika tadi pergerakan Messi gagal menghasilkan keunggulan, kini umpan striker mungil itu membuat nama Neymar masuk papan skor. Usai mendapatkan umpan Messi dari sudut kiri gawang PSG, Neymar menyontek bola dengan tenang. 1-0 BarcA memegang gol tandang.

Memasuki menit ke-34 sambaran Edinson Cavani yang berkolaborasi dengan Pastore masih tetap membuat posisi Barca unggul. Mudah saja Marc-Andre ter Stegan mematahkan usaha tersebut.

Dua menit kemudian, Neymar jajal melesakkan gol kedua di laga ini. Kombinasinya dengan Andres Iniesta memudahkan striker Brasil itu berdiri di posisi yang pas untuk menembak bola. Tapi upayanya itu melebar dari target.

Di pengujung laga, penyelesaian akhir dari Cavani juga belum membuat Les Parisiens mampu menyeimbangkan keadaan dan babak pertama pun ditutup dengan kemenangan sementara Barca 1-0.

Babak kedua

PSG kembali duluan tancap gas di babak kedua. Pastore mendapatkan kesempatan melepas tendangan dari jarak jauh, akan tetapi kiper Ter Stegen membuat penyelamatan gemilang.

Demikian juga usaha yang dilancarkan youngster Adrien Rabiot beberapa menit kemudian. Lantaran sepakannya yang pelan, mudah saja Ter Stegen mendekap bola.

Dua serangan di babak kedua ini harus dibayar mahal dengan sekali balasan yang langsung membuat Barca menggandakan kedudukan. Adalah Luis Suarez yang membawa Los Blaugrana kian di atas angin. Setelah menerima sodoran Martin Montoya, eks personel Liverpool ini menggiring bola untuk mengelabui tiga bek PSG, dari jarak dekat sepakannya tak kuasa dihentikan Salvatore Sirigu.

Sejurus berselang, Cavani coba memperkecil ketinggalan untuk PSG. Berawal dari halauan tendangan penjuru, bola jatuh di kaki eks pemain Napoli itu dan dia langsung melepas dentuman voli. Kiper Ter Stegen sekali lagi sigap mengamankan gawangnya.

Alih-alih membalas, tim tamu malah semakin unggul jauh. Kali kedua Suarez memaksa Sirigu memungut bola dari dalam jalanya 11 menit menjelang pertandingan rampung. Suarez melakukan kerja sama apik dengan Javier Mascherano sebelum sang striker mengarahkan bola ke pojok gawang. 

PSG akhirnya baru bisa memperkecil keadaan pada menit ke-82 melalui pergerakan dari Gregory van der Wiel. Sang fullback mendapatkan celah untuk melepas tendangan voli, sedikit mengenai badan Mathieu dan lantas membuat Ter Stegen salah gerak. 

Gol ini memantik semangat klub ibu kota untuk menambahnya, agar tidak memberatkan di leg kedua di Camp Nou nanti. Sepakan Cavani dari luar box Barca sayangnya masih dapat diblok dengan mudah oleh Mathieu. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 3-1 menjadi milik Barca.