Lawan Putra Samarinda, Ansu Toure Tolak Jadi Sayap

Topics

Liestiadi kemungkinan besar bakal tak memasukkan nama Ansu Toure ke dalam daftar pemain melawan Pusam.

LIPUTAN ABRAHAM JOHAN DARI BALIKPAPAN Riak kecil mulai muncul di Persiba Balikpapan pasca pergantian pelatih dari Jaya Hartono ke Liestiadi. Ansu Toure menolak menjadi pemain sayap saat Persiba menjamu Putra Samarinda di Stadion Parikesit, Selasa (3/6), dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014.Liestiadi berencana melakukan perombakan komposisi pemain menghadapi derby Kaltim melawan Pusam. Ansu yang bisa beroperasi sebagai gelandang ingin digeser menjadi winger kiri. Namun keinginan Liestiadi mendapat penolakan.“Saya suruh dia di sayap kiri, tapi dia menolak, katanya tidak nyaman, jadi terpaksa saya cadangkan dulu, kita juga lihat nanti apakah akan masuk line-up,” ungkap Liestiadi kepada Goal Indonesia.Liestiadi mengaku tidak mudah untuk mengangkat performa Persiba yang sedang terpuruk. Kendati demikian, ia tetap optimistis mampu meraih angka penuh di laga nanti.“Tidak mudah memang, tapi saya selalu optimis, kita mampu meraih tiga angka, dan saya cukup yakin mampu meraihnya,” kata Liestiadi.Dalam laga nanti, Liestiadi akan mengusung skema 4-2-3-1 dengan memasang Pape Latyr N'Diaye sebagai striker tunggal. Laga itu juga menjadi debut perdana mantan pemain Gresik United itu bersama Persiba.“Pape akan di depan sendiri, tapi dia akan didukung [Patrice] Nzekou yang akan menjadi penyerang lubang. Kemudian di tengah duet Ahmad Sembiring dan Bachtiar akan menjadi gelandang jangkar,” ungkapnya.Sedangkan Riski Novriansyah yang selama ini kerap duduk di bangku cadangan akan dipercaya menempati sayap kanan, dan M. Kamri akan beroperasi di sayap kiri. Kedua pemain bertugas memberikan umpan-unmpan crossing.“Saya akan memaksimalkan umpan-umpan crossing, karena selama ini gol-gol yang terjadi di sepakbola berawal dari crossing-crosing. 70 hingga 75 persen dari crossing itu yang kita maksimalkan,” ujarnya.Begitu pun di lini belakang Liestiadi juga akan melakukan perombakan. Joko Sidik yang sebelumnya jarang mendapat kesempatan, akan kembali dipercaya berduet dengan Yudi Khoiruddin di jantung pertahanan.“Joko sebenarnya bermain bagus waktu turnamen Inter Island Cup, buktinya kita juga bisa menang lawan Pusam, makanya saya akan kembali percayakan dia,” imbuhnya.Untuk membantu tugasnya sebagai pelatih, Liestiadi telah menunjuk Nimrot Manalu sebagai asistennya. Hal ini dilakukan setelah Rahmin Sanjaya ikut mundur bersama Jaya Hartono.“Saya memang membutuhkan pelatih, saya sudah mengunsulkan Nimrot Manalu, sudah disetujui. Dia punya pengalaman yang bagus. Saya harap bisa bekerjasama dengan dia, bisa sama-sama mengangkat prestasi Persiba,” kata Liestiadi. (gk-54)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.