Lembaga HAM: Lionel Messi Berpesta Dengan Diktator Gabon!

HRF menilai kunjungan Lionel Messi ke Gabon merupakan bentuk dukungan sang megabintang kepada rezim diktator Ali Bongo.

Lionel Messi mendapat tuduhan serius dari Human Rights Foundation (HRF) atau Yayasan Hak Asasi Manusia terkait kunjungan sang megabintang Barcelona itu ke Gabon pada pekan lalu.

Menurut lembaga HAM internasional tersebut, Messi telah menurunkan kredibilitasnya sebagai pembela hak-hak anak karena berpesta dan berfoto bersama dengan Ali Bongo, pemimpin Gabon yang mereka anggap sebagai orang yang memiliki catatan kelam di negaranya, di antaranya dugaan suap dalam pemilu hingga mengizinkan ritual kurban anak.

Seperti diketahui, Messi datang ke negara Afrika bagian barat itu pada Kamis (23/7) lalu untuk memenuhi undangan Bongo setelah Gabon terpilih menjadi tuan rumah Piala Afrika 2017. Ia juga mengunjungi rumah sakit dan restoran milik Bongo. Kedatangan penyerang asal Argentina itu mendapat kecaman dari banyak pihak karena ia mengenakan pakaian tidak resmi.

Namun, HRF lebih menyoroti tindakan Messi yang memberi kesan bahwa ia mendukung kediktatoran Bongo. “Lionel Messi secara serius telah merusak kredibilitas yayasannya sendiri. Messi yang kerap disebut mendukung hak-hak anak dan bahkan menjadi duta Unicef, ternyata malah menyokong sebuah rezim kleptokratis yang menolak memberikan izin investigasi terkait ritual kurban anak di Gabon,” ujar Presiden HRF Thor Halvorssen, Minggu (2/8).

“Kedatangan Messi adalah bagian dari rencana kampanye Bongo untuk mempromosikan Piala Afrika 2017 yang membutuhkan biaya teramat besar terlepas dari fakta bahwa keluarga Bongo telah membiarkan sekitar 20 persen populasi di negaranya hidup hanya dengan uang $2 per hari,” seru Halvorssen.

Pejabat HRF lainnya, Alex Gladstein, menambahkan, “Ini mengejutkan. Jika Messi ingin melakukan sesuatu yang bermanfaat di Gabon, HRF memberi rekomendasi baginya untuk membuat pernyataan solidaritas untuk membuka pintu investigasi kasus ritual kurban anak tersebut. Bukannya malah berpesta dengan para penindas!”