Liga Thailand Terapkan Kuota Khusus Pemain ASEAN

Mulai tahun 2018, sejumlah bintang Asia Tenggara bakal meramaikan ketatnya persaingan di kompetisi utama Thailand.

Thai Premier League (PLT) selaku pengelola kompetisi sepakbola Thailand resmi menerapkan kuota khusus pemain asal Asia Tenggara (ASEAN) untuk kompetisi profesional mereka yang dimulai pada musim 2018 mendatang.

Mengacu pada regulasi saat ini, kasta tertinggi atau yang dikenal dengan nama Thai League beserta Divisi 1 diperkenankan untuk mendaftarkan lima pemain asing dari negara mana pun, dengan salah satunya diwajibkan berasal dan memiliki paspor negara Asia.

Namun dengan aturan baru yang akan diterapkan dua tahun mendatang, maka klub-klub Thailand hanya boleh merekrut maksimal tiga pemain asing secara umum, satu dari benua Asia dan satu lagi khusus ASEAN, dengan maksimal empat pemain asing yang bisa diturunkan secara bersamaan di lapangan.

Dengan regulasi baru tersebut maka negara-negara ASEAN seperti Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura dan Vietnam punya kesempatan untuk mengirimkan deretan pemain terbaik ke kompetisi utama Thailand.

"Hari ini kami mendeklarasikan perubahan pada struktur liga sebagaimana kami ingin menjadi pusat sepakbola ASEAN," ungkap Somyot Poompanmoung selaku presiden Federasi Sepakbola Thailand (FAT), Jumat (16/9).

"Kami percaya bahwa dengan adanya kehadiran para pemain ASEAN maka bisa meningkatkan sepakbola Thailand menjadi yang terdepan di Asia Tenggara serta menambah nilai jual. Dengan cara ini, suporter dan sponsor akan berdatangan dari mancanegara."

Aturan khusus mengenai kuota pemain ASEAN akan diuji coba terlebih dahulu pada Divisi 2 mulai tahun depan. Sejauh ini, baru segelintir bintang Asia Tenggara yang pernah merumput di Thailand seperti striker Filipina, Javier Patino dan bintang Indonesia, Irfan Bachdim.