Luis Enrique: Sextuple Kandas Gara-Gara Kartu Merah Gerard Pique

Kartu merah Gerard Pique dinilai pelatihnya telah menghalangi langkah Blaugrana untuk merengkuh sextuple.

Pelatih Barcelona Luis Enrique mengakui timnya harus mengubur jauh-jauh impian untuk memenangkan sextuple tatkala wasit mencabut kartu merah kepada Gerard Pique dalam leg kedua Piala Super Spanyol melawan Athletic Bilbao, Selasa (18/8) dini hari WIB.

Dalam laga di Camp Nou itu, Barca berupaya keras untuk mengatasi defisit 4-0 di leg pertama dan harapan itu ada setelah Lionel Messi mencetak gol pembuka menjelang turun minum. Akan tetapi, pengusiran Pique di menit 56 akibat menghina asisten wasit membuat Athletic mampu mencetak gol penyama via Aritz Aduriz sehingga laga berakhir 1-1.

Athletic pun berhak merengkuh Supercopa, sedangkan Enrique gagal menyamai prestasi Pep Guardiola yang mampu memenangkan enam gelar dalam satu tahun kalender bersama Barca pada 2009.

“Saya rasa, kami bermain sangat baik. Kami berhasil membuat Athletic was-was dan khawatir. Kami melakukan upaya dengan sangat keras. Namun semuanya berakhir ketika Gerard Pique diusir,” tutur Enrique selepas laga.

“Saya hanya bisa menyelamati Athletic karena performa apik mereka. Terkadang, kekalahan baik untuk mengapresiasi bagaimana sulitnya meraih kemenangan. Tim ini tetap bersatu dan kompetitif. Kami ingin menghadirkan kebahagiaan kepada fans,” imbuhnya.

Barca bisa langsung berkesempatan membalaskan dendam kepada Athletic ketika kedua tim kembali bertemu dalam partai pembuka La Liga Spanyol 2015/16 pada Minggu (23/8).