Madura United FC Berharap Hamka Hamzah Kesatria

Kubu Madura United mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap aksi Hamka yang memblok bola dengan tangan.

Kubu Madura United FC merasa gusar dengan sikap kapten Arema Cronus Hamka Hamzah yang sengaja memblok bola memakai tangan saat mereka dikalahkan 2-1 di Stadion Kanjuruhan, Jumat (2/9) malam WIB.

Dalam laga itu, Madura United nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-26 ketika Bayu Gatra melepaskan tendangan jarak dekat ke gawang kosong memanfaatkan kesalahan barisan belakang Arema. Namun Hamka memblok bola dengan menggunakan tangan sambil menjatuhkan diri. Wasit Nusur Fadillah tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.

“Jika saya Hamka Hamzah, maka saya akan minta maaf pada Madura United. Walaupun tidak akan mengubah hasil, tapi setidaknya menjadi kesatria dan gentle,” demikian kicauan Madura United di akun Twitter resmi klub.

Ejekan juga disampaikan presiden klub Achsanul Qosasi. Menurut pria yang akrab disapa AQ ini, Madura United kalah terhormat di laga tersebut.

“Kita nikmati kekalahan ini dengan lapang dada. Selamat untuk Hamka Hamzah yang mendadak 'diperbolehkan' menjadi kiper. Apapun yang terjadi di lapangan, Madura harus tetap tegak. Kita kalah terhormat,” ungkap AQ melalui akun Facebook resmi klub.

“Terima kasih untuk pemain Madura yang tidak protes berlebihan dan tidak mogok main. Wasit adalah manusia, walaupun semua tahu bahwa pemain juga manusia. Pemain Madura menerima kekalahan ini dengan kesatria.”

“Saya yakin Arema juga tidak ingin menang dengan cara seperti itu. Semoga Hamka tidak bangga terhadap ‘kehebatannya'.”

Namun Hamka sendiri telah mengungkapkan permintaan maafnya beberapa jam setelah pertandingan usai. Melalui akun Twitter @hamkahamzah23 yang diyakini miliknya, bek Arema tersebut mengungkapkan permintaan maafnya dan menjelaskan bahwa handball tersebut adalah ketidaksengajaan.