MAN OF THE MATCH Bayern Munich 4-2 Juventus: Douglas Costa

Douglas Costa nyaris tak bisa dihentikan lini pertahanan Juventus, guna memimpin comeback luar biasa Bayern Munich.

Partai seru nan dramatis tersaji di Fussball Arena, Kamis (17/3) dini hari WIB, tempat berlangsungnya duel leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Bayern Munich dan Juventus yang berakhir dengan kemenangan 4-2 bagi pasukan tuan rumah.

Performa heroik kampiun Serie A Italia yang juga finalis turnamen musim lalu di babak pertama yang mampu menggenggam keunggulan dua gol tak mampu meloloskan mereka ke fase perempat-final.

Hal itu terjadi lantaran sang raksasa Bundesliga Jerman bangkit dan membalas empat gol untuk memastikan langkah ke babak selanjutnya dengan kemenangan agregat 6-4.

Robert Lewandowski, Thomas Muller, Thiago Alcantara, dan Kingsley Coman, jadi nama penggawa yang masuk papan skor untuk empat gol lesatan Bayern.

Namun dengan segala hormat, performa heroik yang dipentaskan Douglas Costa di sepanjang pertandingan membuatnya lebih layak disematkan predikat Man of the Match.

Tampil penuh selama 90 menit plus 30 menit di babak perpanjangan waktu. Costa benar-benar mampu membuat pertahanan Juve kalang kabut dan longgar.

Memang Costa sempat tenggelam di babak pertama, namun pemain 25 tahun itu mampu bangkit secara luar biasa di paruh kedua sekaligus memimpin comeback Die Roten yang sebelumnya tertinggal 2-0.

Mobilitasnya di sisi kiri dan kanan pertahanan Si Nyonya Tua, sungguh sukar diprediksi dan dihentikan. Ia lantas melepaskan lima umpan lambung super akurat, yang salah satunya berbuah gol pemantik kebangkitan lewat Robert Lewandowski di menit ke-73.

Tak berhenti di situ, catatan statistiknya yang memaparkan angka tujuh percobaan tembakan ke gawang, empat umpan kunci, dan sembilan dribbel sukses jadi yang tertinggi dalam 120 menit pertandingan.

Performa luar biasa ini makin menegaskan betapa kuatnya pengaruh Costa untuk Bayern di musim debutnya semakin nyata. Ke depan, FC Hollywood tampaknya sudah bisa melupakan duet sayap Robbery yang rawan cedera dan makin menua.